Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Drone Ukraina Serang Kilang Rusia, Laut Hitam Tercemar, 13.000 Meter Kubik Limbah Dibersihkan

Drone Ukraina kembali menyerang pelabuhan Tuapse di Laut Hitam pada Jumat (1/5/2026), menandai serangan keempat dalam 16 hari terakhir.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia–Ukraina memasuki hari ke-1.529 pada Sabtu (2/5/2026).

Laporan terbaru menyebut drone Ukraina kembali menyerang pelabuhan Tuapse di Laut Hitam pada Jumat (1/5/2026).

Insiden ini menandai serangan keempat dalam 16 hari terakhir.

Sementara otoritas Rusia menyatakan telah membersihkan lebih dari 13.300 meter kubik limbah minyak di sepanjang pesisir akibat dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Invasi Rusia ke Ukraina berawal dari serangan besar pada 24 Februari 2022 atas perintah Presiden Vladimir Putin, setelah ketegangan yang telah meningkat sejak aneksasi Krimea pada 2014 dan konflik di Donbas.

Situasi semakin kompleks ketika Ukraina memperkuat orientasi ke Barat, termasuk NATO dan Uni Eropa, yang dianggap Rusia sebagai ancaman strategis.

Sementara itu, negara-negara Barat seperti Amerika Serikat terus menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia sekaligus mengalirkan dukungan militer untuk Kyiv.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga kini, perang belum menunjukkan tanda berakhir karena sengketa wilayah dan kepentingan geopolitik kedua pihak masih buntu.

Selengkapnya, berikut ini rangkuman peristiwa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina hari ke-1.529, Sabtu (2/5/2026):

Serangan Drone Ukraina Kembali Hantam Fasilitas Minyak Rusia di Tuapse

Drone Ukraina kembali menyerang pelabuhan Tuapse di Laut Hitam pada Jumat, menandai serangan keempat dalam 16 hari terakhir.

Baca juga: Keempat Kali dalam 2 Pekan, Pelabuhan Tuapse Rusia di Laut Hitam Dibakar Serangan Drone Ukraina

Dinas keamanan Ukraina (SBU) menyatakan sasaran mencakup pelabuhan dan kilang minyak yang menjadi bagian penting dari ekspor energi Rusia.

Tuapse diketahui sebagai salah satu pusat utama pengiriman minyak Rusia di kawasan tersebut.

Otoritas Rusia mengatakan operasi pemadaman besar masih berlangsung di lokasi, sementara tidak ada korban jiwa dilaporkan.

Kilang minyak itu sendiri telah diserang setidaknya dua kali sejak 16 April, dengan dampak signifikan terhadap aktivitas produksi.

Serangan berulang tersebut memicu asap hitam tebal yang menyelimuti kota serta menyebabkan tumpahan minyak yang mencemari garis pantai.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas