Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Serangan AS ke Kapal Cepat IRGC Meleset, Iran Sebut 5 Warga Sipil Jadi Korban

Salah seorang sumber IRGC menyebut serangan Amerika Serikat (AS) ke kapal cepatnya meleset dan mengenai perahu barang bawaan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Febri Prasetyo

Ringkasan Berita:
  • Klaim Amerika Serikat (AS) yang menyebut telah menembak enam kapal cepat milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), langsung dibantah Iran.
  • Pihak militer Iran menyebut tembakan AS justru menghantam dua kapal kargo kecil milik warga, bukan kapal tempur IRGC sebagaimana yang diklaim oleh Washington.
  • Investigasi lokal menunjukkan bahwa kapal yang menjadi sasaran adalah kapal pengangkut logistik masyarakat yang tengah berlayar dari Khasab, Oman, menuju pesisir Iran.

TRIBUNNEWS.COM - Pihak militer Iran secara tegas membantah klaim Amerika Serikat (AS) yang menyatakan telah menembak kapal cepat milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Sebaliknya, Teheran menuduh militer AS melakukan tindakan kriminal dengan menyerang kapal kargo sipil.

Menurut laporan kantor berita Tasnim, seorang sumber militer mengungkapkan bahwa proyektil AS justru menghantam dua kapal kargo kecil milik warga, bukan kapal tempur IRGC sebagaimana yang diklaim oleh Washington.

"Setelah militer AS melontarkan klaim palsu bahwa mereka menargetkan enam kapal cepat Iran, kami melakukan investigasi lapangan."

"Hasilnya, tidak ada satu pun kapal tempur IRGC yang terkena serangan," ujar sumber tersebut, dikutip Selasa (5/5/2026).

Investigasi lokal menunjukkan bahwa kapal yang menjadi sasaran adalah kapal pengangkut logistik masyarakat yang tengah berlayar dari Khasab, Oman, menuju pesisir Iran.

Rekomendasi Untuk Anda

Tragisnya, serangan tersebut dilaporkan menewaskan lima penumpang sipil.

Pihak Iran mengecam keras insiden ini dan menuntut pertanggungjawaban penuh dari Amerika Serikat.

"Ini adalah kejahatan nyata. AS harus bertanggung jawab atas nyawa warga sipil yang hilang," tegas sumber tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa klaim sepihak AS ini merupakan bentuk kepanikan.

Menurutnya, militer AS dihantui "mimpi buruk" atas kelincahan operasi kapal-kapal cepat IRGC di wilayah strategis tersebut.

Baca juga: Eskalasi Meningkat, Israel Siaga Tinggi untuk Kemungkinan Perang dengan Iran Kembali Dimulai

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pasukannya berhasil melumpuhkan sejumlah kapal cepat Iran di Selat Hormuz.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim serangan tersebut dilakukan menggunakan helikopter tempur.

Operasi ini disebut-sebut sebagai bagian dari "Project Freedom" yang diusung pemerintahan Trump.

Namun, istilah tersebut diejek oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang menjulukinya sebagai "Proyek Kebuntuan".

Iran Klaim Hantam Kapal Perang AS

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas