Profil Ted Turner, Pendiri CNN yang Tutup Usia, Sosok Pionir Berita 24 Jam
Sosok Ted Turner yang memprakarsai revolusi berita televisi dengan tayangan 24 jam ini meninggal di usia 87 tahun
Penulis:
Bobby W
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ia kemudian mengembangkan perusahaan tersebut dengan membeli sebuah stasiun radio dan kemudian merambah ke industri televisi pada tahun 1970.
Di tahun tersebut, Turner mengakuisisi stasiun TV lokal di Atlanta yang dikenal sebagai Channel 17.
Lewat akuisisi tersebut, Turner berupaya meningkatkan rating Channel 17 dengan menayangkan sitkom lama dan film klasik, bahkan sempat menjadi pembawa acara "Academy Award Theatre".
Pada masa itu, Turner belum tertarik pada ranah berita.
Ia justru berinvestasi di bidang olahraga dengan mengakuisisi hak siar pertandingan klub bisbol Atlanta Braves.
Strategi ini pun berhasil menarik minat penonton dan pengiklan yang mulai membanjiri saluran tersebut.
Seiring dengan meningkatnya keuntungan, Turner mulai berpikir lebih besar tentang industri televisi.
Pada tahun 1976, ia memancarkan sinyal Channel 17 ke satelit dan menjadikannya superstation TV kabel pertama yang menjangkau pelanggan secara nasional.
Ia kemudian membeli tim bisbol Braves dan tim bola basket Atlanta Hawks demi mempertahankan hak program siaran jangka panjang.
Ide Awal Stasiun Berita 24 Jam
Baca juga: WHO Tegas: Hantavirus di Kapal Pesiar Tak Akan Jadi Pandemi Mengerikan seperti Covid-19
Saat membangun Superstation WTBS tersebut, ia menetapkan targetnya lebih tinggi, yakni membuat saluran berita 24 jam.
Banyak orang menganggap ide Turner gila, tetapi ia melihat celah besar di pasar.
"Saya bekerja sampai jam 7 malam, dan ketika saya tiba di rumah, berita sudah selesai, Jadi saya melewatkan berita televisi sepenuhnya. Dan saya pikir ada banyak orang seperti saya." katanya.
Banyaknya siaran berita malam yang dimulai pukul 18.30 dan berakhir 30 menit kemudian pun memberikannya sebuah ide untuk membuat saluran berita 24 jam.
Pada tanggal 1 Juni 1980, saluran berita 24 jam pertama di dunia, yakni CNN, akhirnya resmi mengudara hingga kini.
Ekspansi dilakukan secara cepat dengan menambahkan jaringan berita 24 jam kedua bernama CNN2 (kemudian berganti nama menjadi Headline News/HLN) pada 1982 dan CNN International pada 1985.
Baca tanpa iklan