Rusia Gelar Parade Militer Hari Kemenangan, tapi Tank dan Rudal Dibatasi
Rusia menggelar parade militer Hari Kemenangan di berbagai wilayah untuk memperingati kekalahan Nazi Jerman. Hal ini diperingati setiap 9 Mei.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Rusia mulai menggelar peringatan Hari Kemenangan ke-81 dengan parade militer, pawai Resimen Abadi, dan konser di berbagai wilayah Timur Jauh hingga Moskow.
- Di tengah perayaan, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata Rusia-Ukraina selama 9–11 Mei serta pertukaran 1.000 tawanan perang dari masing-masing pihak.
- Rusia juga memperkecil parade di Lapangan Merah dan tidak menampilkan tank maupun rudal besar karena ancaman serangan drone Ukraina.
TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.536 pada Sabtu (9/5/2026).
Rusia memulai rangkaian peringatan Hari Kemenangan untuk memperingati kemenangan Uni Soviet dan sekutunya dalam melawan Nazi Jerman pada Perang Dunia II.
Sejumlah wilayah Rusia Timur jauh telah lebih dulu mengadakan parade militer pada hari Jumat, (8/5/2026).
Parade militer tahunan utama dijadwalkan berlangsung di Lapangan Merah setelah pukul 10 pagi pada hari Jumat, tetapi berbagai perayaan dan kegiatan sudah berlangsung di Timur Jauh negara yang luas ini, yang membentang di 11 zona waktu.
Peringatan yang ke-81 tahun itu digelar untuk memberikan penghormatan kepada jutaan orang yang mengorbankan nyawa untuk mengalahkan Nazi Jerman.
Menurut pemerintah Rusia, setidaknya 27 juta orang di Uni Soviet tewas dalam perang yang mereka sebut "Perang Patriotik Besar".
Perayaan Hari Kemenangan ke-81 Rusia mulai digelar di berbagai wilayah Timur Jauh negara itu pada Jumat (9/5/2026), ditandai dengan parade militer, pawai Resimen Abadi, konser, hingga pertunjukan kembang api.
Perayaan pertama dimulai di Petropavlovsk-Kamchatsky, wilayah paling timur Rusia, dengan sekitar 900 peserta dari unsur militer, polisi, penjaga perbatasan, hingga personel Kementerian Situasi Darurat berbaris di alun-alun utama kota.
Warga kemudian mengikuti pawai Resimen Abadi sambil membawa potret anggota keluarga yang pernah bertempur dalam Perang Patriotik Besar.
Di Vladivostok, sekitar 1.400 personel militer dan Armada Pasifik Rusia ikut ambil bagian dalam parade yang dipimpin Laksamana Viktor Liina.
Baca juga: Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Tiga Hari Rusia dan Ukraina
Upacara tersebut juga diwarnai penghormatan kepada para pelaut yang gugur selama Perang Dunia II serta tembakan salvo artileri saat lagu kebangsaan Rusia dikumandangkan.
Sementara itu, kota-kota lain seperti Khabarovsk, Sakhalin, dan Anadyr di wilayah Chukotka juga menggelar parade dan acara penghormatan bagi veteran perang.
Di Chukotka, perayaan bahkan menghadirkan pawai “Resimen Abadi” off-road pertama melintasi tundra bersalju menggunakan kendaraan Arktik.
Gubernur Sakhalin Valery Limarenko mengatakan Hari Kemenangan menjadi momen penting untuk mengenang pengorbanan para pejuang dan pekerja garis belakang selama perang.
“Kenangan kita akan para pahlawan akan hidup selamanya di hati kita,” ujarnya.
Baca tanpa iklan