Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Beda dari Flu! Ahli Bongkar Cara Strain Andes Hantavirus Menular Antarmanusia di Kapal MV Hondius

Ahli bongkar bahaya Hantavirus strain Andes di MV Hondius. Berbeda dengan flu, virus ini menular lewat kontak fisik dekat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi wabah mematikan di kapal MV Hondius disebabkan oleh Hantavirus strain Andes.
  • Berbeda dari jenis hantavirus biasa yang ditularkan lewat tikus, strain ini terbukti mampu menular langsung antarmanusia.
  • Ahli kesehatan memperingatkan bahaya penularan cepat di ruang tertutup kapal.


TRIBUNNEWS.COM - Publik dunia saat ini tengah dihadapkan pada kekhawatiran baru setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi jenis virus yang menyerang kapal pesiar MV Hondius.

Wabah penyakit pernapasan akut yang mematikan di atas kapal pesiar mewah tersebut resmi dinyatakan bersumber dari serangan Hantavirus strain Andes.

Pada awal munculnya kasus kematian pertama di atas kapal, banyak pihak yang salah menduga bahwa gejala yang dialami korban hanyalah akibat dari serangan flu biasa.

Namun, BBC melaporkan bahwa hantavirus umumnya menyebar dari hewan pengerat, tetapi para ahli kini meyakini bahwa virus tersebut telah menyebar antarmanusia di atas kapal.

Temuan ilmiah ini langsung memicu kekhawatiran global karena Hantavirus strain Andes dikenal memiliki karakteristik penularan yang sangat berbeda dari jenis virus pernapasan lainnya.

Beda Karakteristik dengan Covid-19 dan Influenza

lihat fotoPASIEN HANTAVIRUS DIEVAKUASI - Tiga pasien suspek dari kapal MV Hondius dievakuasi pada Rabu pagi waktu setempat (6/5/2026) menuju Belanda.
PASIEN HANTAVIRUS DIEVAKUASI - Tiga pasien suspek dari kapal MV Hondius dievakuasi pada Rabu pagi waktu setempat (6/5/2026) menuju Belanda.

Direktur kesiapsiagaan dan pencegahan epidemi WHO, Dr Maria Van Kerkhove, memberikan penjelasan penting bahwa cara penularan strain Andes ini tidak boleh disamakan dengan flu atau Covid-19.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut penjelasannya kepada CNN, penularan strain Andes tidak terjadi secara kasual atau menyebar begitu saja di udara dari jarak yang sangat jauh.

Sebaliknya, penyebaran virus mematikan ini membutuhkan kontak fisik yang sangat dekat, intim, dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama di antara orang yang berinteraksi.

Kondisi inilah yang menjelaskan mengapa transmisi virus dapat terjadi dengan cepat di lingkungan tertutup seperti di dalam kabin penumpang kapal pesiar MV Hondius.

WHO berasumsi bahwa sebagian besar kasus penularan di atas kapal terjadi pada orang-orang yang memiliki hubungan sangat dekat, seperti pasangan suami-istri atau penumpang yang berbagi satu kamar tidur.

Baca juga: Ramai Kabar Penyebaran Hantavirus, Amankah Liburan Naik Kapal Pesiar? Ini Tips dari Pakar

Puncak Penularan di Hari Pertama Demam

CNN melaporkan penjelasan mendalam dari ahli mikrobiologi terkemuka di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, Dr Gustavo Palacios, mengenai perilaku unik dari virus ini.

Berdasarkan studi ilmiah yang dilakukannya terhadap wabah terdahulu di Argentina, Dr Palacios mengungkapkan bahwa puncak penularan virus Andes terjadi tepat pada hari pertama gejala demam muncul.

Meskipun jendela penularannya tergolong sangat singkat, virus ini memiliki kemampuan replikasi yang sangat cepat begitu berhasil masuk ke dalam tubuh inang yang baru.

Hal ini membuat siapa saja yang berada dalam jarak yang sangat dekat dengan pasien demam pada hari pertama berada dalam risiko paparan yang sangat tinggi.

Ancaman Tanpa Obat dan Vaksin

Lebih mengerikan lagi, Hantavirus strain Andes yang terdeteksi pada klaster MV Hondius ini memiliki tingkat kematian (case fatality rate) yang sangat mengerikan, yaitu berkisar antara 38 persen hingga 40 persen.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas