Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Janji Xi Jinping ke Trump Soal Iran, Singgung Pengiriman Peralatan Militer

Presiden China, Xi Jinping disebut-sebut melakukan sebuah perjanjiang dengan Presiden AS, Donald Trump soal bantuan militer untuk Iran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengungkap janji Presiden China, Xi Jinping kepadanya tentang perang di Iran.
  • Trump mengungkapkan bahwa Xi berjanji tidak akan memberikan bantuan militer apapun kepada Iran.
  • Dalam kunjungannya ke Beijing pada Kamis (14/5/2026), Trump mengisyaratkan bahwa China bersedia bekerja sama dalam menekan Teheran terkait aktivitas militernya.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengungkapkan janji Presiden China, Xi Jinping kepada dirinya.

Janji itu diungkapkan oleh Xi saat menjamu Trump di KTT Beijing pada Kamis (14/5/2026).

Trump mengungkapkan bahwa Xi berjanji tidak akan memberikan bantuan berupa pengiriman peralatan militer kepada Iran.

Dalam kunjungannya ke Beijing pada Kamis (14/5/2026), Trump mengisyaratkan bahwa China bersedia bekerja sama dalam menekan Teheran terkait aktivitas militernya.

"Dia (Xi) mengatakan tidak akan memberikan peralatan militer."

"Itu adalah pernyataan yang besar," ujar Trump kepada media, mengutip RT.

Rekomendasi Untuk Anda

Pertemuan ini menandai kunjungan pertama Trump ke China sejak tahun 2017.

Fokus utama pembicaraan adalah meyakinkan Beijing untuk membantu menekan Iran agar menyetujui syarat perdamaian AS dan membuka kembali Selat Hormuz.

Jalur tersebut sebelumnya ditutup oleh Teheran bagi kapal-kapal "musuh" sebagai respons atas serangan udara AS dan Israel.

Trump menambahkan bahwa China memiliki kepentingan besar agar Selat Hormuz tetap terbuka karena ketergantungan mereka pada impor minyak dari wilayah tersebut.

Pejabat tinggi AS lainnya, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Keuangan Scott Bessent, mengonfirmasi bahwa China akan bekerja "di balik layar" untuk memulihkan akses jalur air tersebut.

Baca juga: Xi Jinping Singgung Jebakan Thucydides dalam Pertemuannya dengan Donald Trump, Apa Artinya?

Meskipun China mengecam sanksi "ilegal" AS terhadap bisnis mereka yang dituduh membantu Iran, komitmen Xi Jinping kali ini dipandang sebagai titik balik penting.

Di sisi lain, media Iran melaporkan bahwa beberapa kapal China telah diizinkan melewati selat tersebut, sementara kapal-kapal dari negara yang dianggap musuh tetap diblokade.

Kunjungan ini juga menyoroti dinamika diplomasi baru, di mana Trump juga memberikan petunjuk mengenai rencana kunjungannya ke Rusia dalam waktu dekat tahun ini.

Desakan Menlu Iran

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa Teheran tidak akan mundur sedikit pun dalam menghadapi ancaman militer.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas