Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Konflik Iran-AS Tekan Ekonomi China, Impor Minyak dan Ekspor Turun

Penutupan/ketidakstabilan di Selat Hormuz memukul kepentingan energi China karena hampir separuh impor minyaknya bergantung pada jalur itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Konflik Iran-AS Tekan Ekonomi China, Impor Minyak dan Ekspor Turun
HO/IST/Anadolu/Gokhan Ergocun
SELAT HORMUZ - Sebuah kapal tanker China yang masuk dalam daftar sanksi AS melintasi Selat Hormuz pada hari Selasa(14/4/2026). Hal tersebut menandai pelayaran pertama yang diketahui selama blokade saat ini. 

Ringkasan Berita:
  • Penutupan/ketidakstabilan di Selat Hormuz memukul kepentingan energi China karena hampir separuh impor minyaknya bergantung pada jalur itu. 
  • Dampaknya terlihat dari lonjakan harga minyak, kenaikan inflasi domestik, dan pemangkasan impor minyak China.
  • Ekspor China ke kawasan Teluk turun tajam (sekitar 57 persen dalam sebulan), sementara proyek investasi senilai puluhan miliar dolar di Timur Tengah menghadapi ketidakpastian akibat konflik regional yang meluas.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - China merasakan dampak ekonomi dan strategis dari konfrontasi Iran dengan Amerika Serikat, meski tetap memberikan dukungan diplomatik kepada Tehran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Analis ekonomi minyak, gas, dan Iran, Dalga Khatinoglu, menilai kekhawatiran Beijing meningkat seiring memburuknya dampak konflik terhadap energi, perdagangan, dan investasi China di Timur Tengah.

Dikutip dari Iran International, Senin (18/5/2026), Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam kunjungannya baru-baru ini ke Beijing bahwa Presiden China Xi Jinping menekankan pentingnya menjaga Selat Hormuz tetap terbuka.

Kementerian Luar Negeri China juga berulang kali mendesak agar Selat Hormuz dibuka kembali sesegera mungkin dan menyerukan 'gencatan senjata yang komprehensif dan abadi' antara Iran dan AS.

Sebelum blokade Selat Hormuz, sekitar 45 persen impor minyak China melewati jalur strategis tersebut.

Namun setelah konflik meningkat, harga minyak Brent melonjak hingga US$117 per barel, sementara harga fisik kargo minyak dilaporkan sempat menyentuh US$150 per barel.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai respons, China memangkas impor minyak sebesar 20 persen pada bulan lalu dan menaikkan harga bensin serta solar domestik pada 9 Mei. Reuters melaporkan harga produsen di China naik ke level tertinggi dalam 45 bulan pada April, sementara inflasi konsumen juga ikut meningkat.

Namun tekanan terhadap ekonomi China disebut tidak hanya berasal dari sektor energi.

Kekhawatiran Mitra Regional China

Meski Beijing belum merilis data bea cukai April, angka Maret menunjukkan penurunan tajam ekspor China ke kawasan Teluk Persia.

Menurut data bea cukai China, ekspor ke negara-negara Teluk Persia turun menjadi hanya US$5,7 miliar pada Maret, dari US$13,2 miliar pada bulan sebelumnya. Dengan demikian, ekspor China ke kawasan tersebut anjlok sekitar 57 persen hanya dalam satu bulan.

Laporan itu menyebut angka tersebut baru sebagian dari dampak ekonomi yang dihadapi Beijing.

Perusahaan-perusahaan China diketahui menjalankan atau berinvestasi dalam proyek senilai sekitar US$39,4 miliar di Timur Tengah sepanjang tahun lalu.

Namun meningkatnya konflik regional dan serangan Iran terhadap negara-negara Arab tetangganya kini menimbulkan ketidakpastian baru bagi investasi-investasi tersebut.
Negara-negara Teluk juga disebut berharap China menggunakan pengaruhnya untuk menekan Tehran.

China mengekspor barang senilai sekitar US$340 miliar ke negara-negara Arab tetangga Iran—angka yang disebut hampir setara dengan ukuran keseluruhan ekonomi Iran.

“Beijing tidak bisa begitu saja mengabaikan kekhawatiran mitra-mitra regionalnya yang kaya,” tulis Khatinoglu.

Kartu Strategis Penting

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas