Putra Pendiri Mango Ditangkap atas Kematian Ayahnya, Sengketa Bisnis Keluarga Jadi Sorotan
Jonathan Andic, putra pendiri Mango Isak Andic, ditangkap di Spanyol terkait penyelidikan baru atas kematian sang ayah pada 2024.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Febri Prasetyo
Meski demikian, sumber El Pais mengatakan hubungan pribadi keduanya tetap dekat.
“Mereka tetap makan bersama hampir setiap Sabtu dan bahkan berolahraga bersama,” tulis laporan tersebut.
Pihak Keluarga Bantah Tuduhan
Juru bicara keluarga Andic membantah Jonathan terlibat dalam kematian sang ayah.
“Tidak ada bukti sah terhadap dirinya, dan tidak akan pernah ditemukan,” kata perwakilan keluarga seperti dikutip New York Post.
Reuters juga melaporkan keluarga yakin Jonathan tidak bersalah dan disebut bekerja sama penuh dengan pihak berwenang selama proses penyelidikan berlangsung.
Mango Tetap Jadi Raksasa Fesyen Dunia
Baca juga: Isak Andic, Miliarder Pendiri Merek Fesyen Mango Tewas, Jatuh ke Jurang 150 Meter Saat Hiking
Isak Andic mendirikan Mango pada 1984 setelah keluarganya pindah dari Turki ke Spanyol.
Perusahaan tersebut berkembang menjadi salah satu merek fesyen terbesar di Eropa dan pesaing utama Zara.
AP melaporkan Mango kini memiliki sekitar 2.900 toko di 120 negara dengan pendapatan mencapai 3,8 miliar euro pada 2025.
Menurut Forbes, kekayaan Isak Andic saat meninggal dunia mencapai sekitar 4,5 miliar dolar AS.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)