Vanessa Mantan Menantu Donald Trump Umumkan Dirinya Alami Kanker Payudara
Menghadapi masa-masa penuh ujian ini, Vanessa Trump menegaskan bahwa dirinya berupaya keras untuk tetap tegar.
Penulis:
Bobby W
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Vanessa Trump (48), mantan istri Donald Trump Jr., mengumumkan lewat Instagram bahwa dirinya didiagnosis mengidap kanker payudara dan telah menjalani tindakan medis awal pada pekan ini.
- Vanessa menyatakan tetap fokus serta penuh harapan berkat dukungan keluarga, sekaligus meminta ruang privat kepada publik selama masa pemulihan.
- Kabar tersebut memicu simpati luas, termasuk dari mantan adik iparnya, Ivanka Trump, yang menyampaikan doa mendalam untuk kesembuhannya melalui kolom komentar.
TRIBUNNEWS.COM - Kabar mengejutkan datang dari lingkaran keluarga besar Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Hal ini terjadi setelah mantan istri dari Donald Trump Jr., baru saja mengumumkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap penyakit kanker payudara.
Pengumuman emosional tersebut, disampaikan secara terbuka oleh wanita berusia 48 tahun ini pada Rabu waktu setempat (20/5/2026).
Mantan menantu dari Presiden Amerika Serikat tersebut, membagikan kabar terkait kesehatannya melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya.
Di unggahannya tersebut, ibu lima anak ini membagikan perkembangan kondisi medis yang tengah dihadapinya demi memberikan informasi yang akurat kepada publik dan para pengikutnya.
"Saya ingin membagikan pembaruan kesehatan pribadi. Saya baru-baru ini didiagnosis menderita kanker payudara. Meskipun ini bukan berita yang diharapkan siapa pun, saya bekerja sama erat dengan tim medis saya dalam rencana perawatan," tulis Vanessa.
Dalam pesan yang sama, Vanessa juga menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang mendalam kepada tim dokter yang menangani kondisinya.
Tindakan medis awal dilaporkan telah berhasil dilakukan pada awal pekan ini sebagai bagian dari langkah penanganan cepat.
"Saya ingin berterima kasih kepada dokter saya karena telah melakukan prosedur awal minggu ini pada saya," tambahnya.
Menghadapi masa-masa penuh ujian ini, Vanessa menegaskan bahwa dirinya berupaya keras untuk tetap tegar.
Baca juga: Netanyahu–Trump Cekcok soal Iran, Israel Desak Serangan Militer AS Segera Dilanjutkan
Ia mengaku, berada dalam kondisi yang "fokus dan penuh harapan" berkat limpahan dukungan moral dari keluarga besarnya.
Kendati demikian, ia mengharapkan pengertian publik agar diberikan ruang privat selama menjalani masa pemulihan.
"Terima kasih atas kebaikan dan dukungan Anda, itu benar-benar sangat berarti daripada yang bisa saya ungkapkan. Saya dengan hormat meminta privasi karena saya fokus pada kesehatan dan pemulihan saya," pungkasnya.
Unggahan tersebut segera memicu gelombang simpati, termasuk dari lingkaran internal keluarga Trump.