Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dari F-15 hingga Drone MQ-9 Reaper, Ini Daftar Kerugian 42 Armada Udara AS Selama Perang Iran

Laporan CRS menyebut AS kehilangan sedikitnya 42 pesawat militer selama perang melawan Iran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dari F-15 hingga Drone MQ-9 Reaper, Ini Daftar Kerugian 42 Armada Udara AS Selama Perang Iran
Foto Angkatan Udara AS oleh Letnan Satu Peyton Craven
PERANG IRAN - Sebuah jet tempur F-15E Strike Eagle yang dikerahkan dari Skuadron Tempur Ekspedisi ke-335 dari Pangkalan Angkatan Udara Seymour Johnson di Carolina Utara lepas landas dari lokasi yang dirahasiakan di dalam wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS, 15 Juli 2024. Laporan CRS menyebut AS kehilangan sedikitnya 42 pesawat militer selama perang melawan Iran. 

Laporan CRS belum mencantumkan nilai kerugian finansial dari pesawat-pesawat tersebut.

Namun, seperti dilansir First Post, sejumlah ahli memperkirakan total kerugian mendekati 7 miliar dolar AS (sekitar Rp124,0 triliun).

Karena F-15E sudah tidak diproduksi lagi, penggantinya adalah F-15EX dengan estimasi biaya sekitar 125 juta dolar AS per unit dalam rencana Angkatan Udara FY27.

Dengan demikian, penggantian empat F-15E diperkirakan menelan biaya sekitar 500 juta dolar AS.

Menurut AerospaceGlobalNews.com, penggantian satu F-35A diperkirakan mencapai 195 juta dolar AS.

Sementara itu, tujuh KC-135 yang hilang harus diganti dengan KC-46A yang memiliki biaya sekitar 260 juta dolar AS per unit.

29 Miliar Dolar AS dan Terus Bertambah

Skala sebenarnya dari kerugian dan biaya perang belum diumumkan secara rinci oleh Departemen Pertahanan AS.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, pada 13 Mei, seorang pejabat anggaran senior Pentagon mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa perang melawan Iran, yang dimulai pada 28 Februari 2026, telah menelan biaya sekitar 29 miliar dolar AS (Rp514,9 triliun) sejauh ini.

Jumlah tersebut melampaui proyeksi anggaran awal Pentagon sebesar 25 miliar dolar AS yang sebelumnya diajukan kepada Kongres AS.

Pengawas keuangan Pentagon, Jules Hurst, mengatakan lonjakan biaya terjadi akibat kebutuhan perbaikan dan penggantian peralatan serta meningkatnya biaya operasional umum.

Namun, sejumlah ahli menilai angka tersebut masih dapat meningkat drastis.

Pakar penganggaran Linda Bilmes dari Harvard Kennedy School memperkirakan total biaya perang melawan Iran dapat mencapai 1 triliun dolar AS.

Ia mencatat sekitar 2 miliar dolar AS dihabiskan setiap hari untuk kebutuhan jangka pendek dan biaya awal perang.

Sementara itu, anggota DPR AS Ro Khanna pada April lalu mengatakan perang tersebut dapat merugikan ekonomi AS hingga 631 miliar dolar AS atau sekitar 5.000 dolar AS per rumah tangga jika memperhitungkan kenaikan harga bensin dan pangan.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas