Paris Diguncang Skandal Pelecehan Anak, Hampir 100 Sekolah dan TK Diselidiki
Kasus pelecehan seksual anak oleh staf sekolah memicu investigasi besar dan protes massal orang tua di Paris.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Kasus pelecehan seksual massal terhadap anak-anak di bawah umur yang melibatkan staf non-mengajar mengguncang sistem pendidikan di Paris, Prancis.
- Investigasi intensif kini tengah berjalan di hampir 100 fasilitas sekolah, tempat penitipan anak (crèche), dan taman kanak-kanak di seluruh penjuru ibu kota.
- Skandal ini memicu aksi protes besar dari para orang tua yang cemas, sementara pemerintah kota mulai memberlakukan skorsing massal terhadap puluhan staf.
TRIBUNNEWS.COM - Gelombang kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak mengguncang sistem pendidikan di Paris, Prancis, dalam salah satu skandal perlindungan anak terbesar yang pernah dihadapi negara tersebut.
Investigasi yang awalnya hanya berpusat pada beberapa laporan individu kini berkembang menjadi penyelidikan besar yang mencakup hampir 100 fasilitas pendidikan dan penitipan anak di ibu kota Prancis.
Dilansir BBC, seorang asisten sekolah dijadwalkan menjalani persidangan pada Selasa (26/5/2026) waktu setempat atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak-anak kecil di bawah pengawasannya.
Kasus tersebut berpusat di sekolah dasar Alphonse Baudin di distrik ke-11 Paris.
Di sekolah itu, seorang staf non-pengajar atau animateur didakwa melakukan sentuhan seksual terhadap lima anak usia dini yang berada dalam pengawasannya selama kegiatan setelah sekolah.
Namun pihak berwenang menegaskan kasus tersebut hanyalah puncak gunung es dari masalah yang jauh lebih luas.
Dikutip dari The Guardian, kepolisian dan jaksa Paris kini menyelidiki lebih dari 100 dugaan kekerasan fisik, intimidasi, pelecehan seksual, hingga pemerkosaan terhadap anak-anak di sekolah dan taman kanak-kanak negeri.
Investigasi tersebut mencakup 84 taman kanak-kanak, sekitar 20 sekolah dasar, dan sejumlah pusat penitipan anak di Paris.
Sebagian korban disebut masih berusia tiga hingga empat tahun.
Baca juga: Murka dengan Kasus Pelecehan Anak, Doli Kurnia Wakafkan Hidup untuk Lindungi Generasi Bangsa
Jaksa Paris, Laure Beccuau menyatakan penyelidikan berfokus pada dugaan perlakuan brutal oleh para pengawas sekolah selama jam makan siang, waktu tidur siang, dan kegiatan ekstrakurikuler.
Penangkapan Massal dan Tuduhan Pelecehan Seksual
France24 melaporkan sedikitnya 16 orang ditangkap dalam operasi penggerebekan di tiga sekolah di distrik ke-7 Paris pekan lalu.
Tiga orang di antaranya langsung didakwa atas dugaan kekerasan seksual terhadap anak-anak.
Penyidik kini juga menyelidiki sejumlah laporan lain yang melibatkan tindakan agresif terhadap murid usia dini.
Menurut laporan orang tua dan kelompok advokasi, anak-anak disebut pernah diteriaki, didorong, dijambak, dipaksa makan hingga muntah, hingga mengalami kekerasan seksual.