Hizbullah Disebut Serang Target Militer Israel, Satu Tentara Zionis Tewas
Hizbullah mengumumkan serangkaian serangan terhadap posisi militer Israel sebagai respons atas perluasan operasi militer Israel.
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Kelompok Hizbullah mengklaim telah melancarkan sejumlah serangan terhadap target militer Israel di wilayah utara Israel dan Lebanon selatan.
Dalam pernyataannya, Hizbullah menyebut serangan tersebut merupakan respons terhadap perluasan pendudukan Israel di Lebanon serta dugaan pelanggaran gencatan senjata.
"Serangan ini dilakukan sebagai tanggapan atas perluasan tentara Israel di Lebanon dan pelanggaran gencatan senjata," demikian pernyataan Hizbullah, mengutip Anadolu Agency, Minggu (31/5/2026).
Kelompok tersebut mengaku menembakkan roket ke permukiman Kiryat Shmona sebanyak tiga kali.
Tak hanya itu, serta menyerang beberapa fasilitas militer Israel menggunakan pesawat nirawak dan rudal.
Tentara Zionis Israel tewas
Sementara itu, militer Israel mengonfirmasi bahwa seorang tentaranya tewas dalam serangan drone yang membawa bahan peledak di Lebanon selatan.
"Serangan tersebut menyebabkan kematian Michael Tyukin, 21 tahun, dan melukai empat tentara lainnya," kata militer Israel.
Para tentara yang terluka dilaporkan telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Ketegangan antara kedua pihak terus meningkat meskipun upaya perpanjangan gencatan senjata masih berlangsung.
(*)