Menlu AS Yakin Pemimpin Tertinggi Iran Masih Hidup, Aktif Terlibat tapi Komunikasi Lewat Perantara
Mojtaba Khamenei belum muncul di depan umum setelah terluka di awal perang, tapi Menlu AS yakin Pemimpin Tertinggi Iran masih hidup.
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Whiesa Daniswara
AS meyakini Mojtaba Khamenei hidup di bawah pengamanan ketat di sebuah bunker rahasia.
Mojtaba Khamenei terluka selama serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang menewaskan ayahnya yakni mantan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Baca juga: Peretas Bobol Instagram Pejabat Space Force AS, Sebar Propaganda Iran dan Video Perang Vietnam
Khamenei dilaporkan belum terlihat atau terdengar kabarnya di depan umum sejak sebelum dimulainya perang.
Menurut berita CBS, pejabat AS yang mengetahui informasi intelijen mengatakan Khamenei "pada dasarnya bersembunyi" di lokasi yang dirahasiakan, dengan sedikit akses ke dunia luar.
Mojtaba Khamenei disebut hanya dapat dihubungi melalui jaringan perantara dan kurir yang kompleks, yang memperlambat respons Iran terhadap proposal AS.
Jaringan tersebut juga melaporkan bahwa pejabat Iran yang terlibat dalam negosiasi dengan pemerintahan Trump kesulitan berkomunikasi di dalam sistem pemerintahan mereka sendiri, yang telah memperlambat kemajuan dalam pembicaraan.
Seorang pejabat senior pemerintahan AS mengatakan kepada CBS bahwa Khamenei telah menyetujui garis besar draf perjanjian saat ini.
(Tribunnews.com/Nuryanti)
Berita lain terkait Iran Vs Amerika Memanas