Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Merasa Dicueki Tim Negosiasi AS, Zelenskyy: Iran Nomor 1, Ukraina Cuma Nomor 2

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan kekecewaannya karena tim negosiasi AS tak segera mengunjungi Ukraina untuk lanjutkan negosiasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Merasa Dicueki Tim Negosiasi AS, Zelenskyy: Iran Nomor 1, Ukraina Cuma Nomor 2
Facebook The White House
TRUMP DAN ZELENSKYY - Foto diunduh dari The White House, Kamis (4/6/2026), memperlihatkan Presiden Donald Trump bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Mar-a-Lago pada 29 Desember 2025. Pada 3 Juni 2026, Zelenskyy mengungkapkan kekecewaannya karena tim negosiasi AS tak segera mengunjungi Ukraina untuk melanjutkan negosiasi dengan Rusia. 

Kemudian pada 14 April, Zelenskyy mengungkapkan bahwa utusan khusus Presiden AS, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner, berencana mengunjungi Ukraina.

"Sangat penting bagi mereka untuk datang ke Ukraina. Ini merupakan sinyal penting bagi masyarakat kami. Kami menunggu mereka kapan pun mereka siap," ujar Zelenskyy saat itu.

Pada awal Mei, ia kembali menyatakan harapannya agar Witkoff dan Kushner dapat berkunjung ke Kyiv menjelang pergantian musim semi ke musim panas. Harapan serupa juga disampaikan Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiha, yang menegaskan bahwa undangan bagi delegasi AS selalu terbuka.

Terbaru, pada 31 Mei, Zelenskyy mengatakan dirinya berharap kedua utusan tersebut dapat tiba di Kyiv dalam waktu dua minggu.

Pembicaraan Terakhir Digelar di Jenewa

Sementara itu, perundingan trilateral terakhir antara Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat berlangsung di Jenewa pada 17–18 Februari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, para pihak membahas berbagai mekanisme yang memungkinkan tercapainya penyelesaian konflik.

Setelah hari pertama pembicaraan, Steve Witkoff menyebut telah terjadi "kemajuan signifikan" dan mengatakan masing-masing delegasi akan melaporkan hasil diskusi kepada para pemimpin mereka.

Rekomendasi Untuk Anda

Zelenskyy juga mengungkapkan bahwa salah satu hasil penting dari perundingan tersebut adalah tercapainya kesepahaman mengenai mekanisme pemantauan gencatan senjata, dengan keterlibatan Amerika Serikat sebagai salah satu pihak yang akan membantu proses pengawasan.

Meski berbagai upaya diplomatik terus dilakukan, hingga saat ini perang Rusia-Ukraina masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.

Ukraina berharap keterlibatan aktif Amerika Serikat dan Eropa dapat mempercepat tercapainya kesepakatan damai yang berkelanjutan.

Drone Ukraina Hantam St. Petersburg, Putin Dapat Pukulan Telak Jelang Forum Ekonomi

Ukraina melancarkan serangan drone ke sejumlah fasilitas energi dan militer di St. Petersburg, Rusia, hanya beberapa jam sebelum dimulainya forum ekonomi internasional yang menjadi salah satu acara penting bagi Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Serangan tersebut menyebabkan kepulan asap terlihat di sejumlah lokasi dan memaksa penutupan sementara Bandara St. Petersburg.

Akibatnya, sejumlah tamu internasional mengalami gangguan perjalanan menuju forum yang dihadiri sekitar 20.000 peserta dari 130 negara.

Selain menyerang fasilitas energi, Ukraina juga menargetkan pangkalan angkatan laut dan galangan kapal Kronstadt di wilayah Leningrad yang merupakan markas Armada Baltik Rusia.

Dalam serangan itu, sebuah kapal perang Rusia jenis korvet rudal berpemandu bernama Boikiy dilaporkan terbakar.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas