9 Warga Palestina Tewas Lainnya Luka-luka: Serangan Zionis Israel Terbaru
Sedikitnya sembilan warga Palestina dilaporkan tewas dan 20 lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menghantam Gaza.
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Sedikitnya 9 warga Palestina tewas dan 20 lainnya terluka dalam serangan udara Israel di beberapa kawasan Kota Gaza.
- Lima korban berasal dari satu keluarga setelah serangan menghantam Gedung Apartemen Lebid di kawasan Muhabarat.
- Menurut sumber Palestina, serangan terjadi meski gencatan senjata telah berlaku sejak 10 Oktober 2025.
TRIBUNNEWS.COM - Sembilan warga Palestina tewas dan 20 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara zionis Israel terbaru.
Serangan israel tersebut menargetkan sejumlah bangunan tempat tinggal di Kota Gaza pada malam hari, menurut sumber-sumber lokal.
Sumber tersebut menyebut pesawat tempur dan helikopter Israel secara bersamaan menyerang beberapa lokasi di bagian barat dan utara Kota Gaza.
Wilayah yang menjadi sasaran meliputi kamp pengungsi Shati Refugee Camp, lingkungan Sheikh Radwan, lingkungan Tel al-Hawa, serta kawasan Muhabarat.
Baca juga: Israel Tahan Pemain Sepak Bola Wanita Palestina
Serangan paling mematikan dilaporkan menghantam lantai empat Gedung Apartemen Lebid di kawasan Muhabarat.
Lima anggota keluarga yang sama dilaporkan tewas, yakni Hassan Rebah Lebid, istrinya Manar, serta tiga anak mereka, Mohammed, Rahaf, dan Tamim.
Sementara itu, putri mereka yang berusia sembilan tahun, Hala, berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan dalam kondisi mengalami luka ringan.
Di lokasi lain, dua warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan terhadap sebuah apartemen di Tel al-Hawa.
Sedangkan dua korban lainnya tewas dalam serangan yang menyasar rumah keluarga Muhanna di kamp pengungsi Shati.
Serangan juga menyasar sebuah kediaman di dekat persimpangan Abu Amin di Sheikh Radwan.
Menurut data Palestina yang dikutip sumber setempat, perang yang berlangsung di Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan hampir 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 orang.
Sebagian besar korban disebut merupakan perempuan dan anak-anak.
Sumber yang sama menyatakan bahwa meskipun gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober 2025, serangan masih terus terjadi.
Kantor Media Gaza mencatat 932 warga Palestina tewas dan 2.859 lainnya terluka sejak gencatan senjata mulai berlaku.
(*)