Media Asing Soroti 2 Pejabat Tinggi Indonesia Ditangkap dalam 2 Hari, Ujian Janji Antikorupsi?
Media asing soroti penangkapan 2 pejabat RI sebagai ujian besar agenda antikorupsi pemerintahan Prabowo.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
“Yayasan-yayasan ini menerima insentif senilai miliaran rupiah setiap hari,” kata Syarief seperti dikutip dari AP.
Menurut penyidik, sejumlah yayasan diduga disetujui meski tidak memenuhi persyaratan sebagai mitra program.
AP juga mencatat bahwa Dadan dicopot dari jabatannya sehari sebelum ditetapkan sebagai tersangka.
Pemerintah Akui Prihatin
Channel News Asia juga mengutip respons pemerintah atas rangkaian penangkapan tersebut.
Baca juga: KPK Ungkap Dosa Wamen Imipas Silmy Karim di Kasus Izin Tinggal WNA: Setiap Jumat Dapat Rp 100 Juta
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengaku prihatin atas penangkapan yang terjadi dalam waktu berdekatan.
“Sejujurnya, kami sangat prihatin selama dua hari terakhir atas kejadian berulang yang jelas tidak kami duga,” ujar Prasetyo Hadi seperti dikutip dari CNA.
Ia menegaskan pemerintah tetap menghormati proses hukum yang dijalankan KPK maupun Kejaksaan Agung.
Ujian Janji Antikorupsi Pemerintahan Prabowo
Media asing menilai rangkaian penangkapan ini menjadi ujian penting bagi kredibilitas agenda antikorupsi pemerintahan Prabowo Subianto.
Dengan dua kasus besar yang menyeret pejabat tinggi negara dalam waktu hampir bersamaan, perhatian publik internasional kini tertuju pada konsistensi penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan di Indonesia.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)