Balas Serangan AS, Iran Lepaskan 7 Rudal Balistik ke Kuwait dan Bahrain
Iran meluncurkan 7 rudal balistik ke Kuwait dan Bahrain usai AS menyerang radar Iran, ketegangan Timur Tengah makin memanas.
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Nuryanti
Bahrain sendiri merupakan salah satu negara yang menjadi lokasi penting bagi fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Selat Hormuz Jadi Fokus Dunia
Meningkatnya konflik antara Washington dan Teheran juga membuat perhatian dunia internasional kembali tertuju pada Selat Hormuz.
Jalur laut strategis tersebut merupakan rute utama distribusi minyak global dan menjadi salah satu titik paling penting bagi perdagangan energi internasional.
Setiap hari, jutaan barel minyak mentah dari negara-negara Teluk dikirim melewati Selat Hormuz menuju berbagai negara di dunia. Karena itu, ketegangan militer di kawasan tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan energi global.
Sejumlah pengamat internasional memperingatkan bahwa jika konflik terus meluas, harga minyak dunia berpotensi melonjak tajam akibat terganggunya jalur distribusi energi internasional.
Selain berdampak pada sektor ekonomi, situasi keamanan di Timur Tengah juga dinilai semakin berbahaya.
Pengamat menilai kesalahan kecil atau salah perhitungan dari salah satu pihak dapat memicu perang yang lebih besar di kawasan.
Dunia internasional kini menunggu langkah berikutnya dari Amerika Serikat dan Iran, apakah kedua negara akan kembali membuka jalur diplomasi untuk meredakan ketegangan atau justru membawa konflik menuju eskalasi yang lebih luas di Timur Tengah.
(Tribunnews.com / Namira)