Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Tahu Keberadaan Mojtaba Khamenei: Dia Terluka Cukup Parah

Keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei masih misterius.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Trump Tahu Keberadaan Mojtaba Khamenei: Dia Terluka Cukup Parah
HO/IST/Tangkap Layar/WN
TERLUKA CUKUP PARAH - Foto tangkap layar WN, Rabu (22/4/2026) yang menunjukkan kolase Presiden AS, Donald Trump dan Pemimpin Iran, Mojtaba Khamenei. Trump menyatakan saat ini Mojtaba terluka cukup parah. 

Ringkasan berita

  • Presiden AS Donald Trump menyatakan kemungkinan mengetahui lokasi Mojtaba Khamenei, meski menolak mengonfirmasinya secara langsung.
  • Dalam wawancara dengan NBC News, Trump juga mengatakan bersedia berbicara langsung dengan pemimpin Iran tersebut.
  • Trump menggambarkan Mojtaba Khamenei sebagai sosok yang "lebih muda" dan "lebih rasional" dibanding ayahnya, Ali Khamenei.
  • Ia juga mengklaim Mojtaba mengalami luka yang cukup serius, namun tetap terlibat dalam pengambilan keputusan penting di Iran.

TRIBUNNEWS.COM, AS -  Keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei masih misterius.

Sejak terpilih pada 8 Maret 2026 sebagai orang nomor satu di Iran, Mojtaba Khamenei hampir tak pernah muncul langsung di depan publik.

Namun demikian, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tahu keberadaan Mojtaba Khamenei.

Dalam sebuah wawancara dengan "Meet the Press" di NBC News, Minggu (7/6/2026), Trump mengatakan bersedia berbicara langsung dengan Mojtaba Khamenei.

Ini sekaligus mengisyaratkan bahwa intelijen AS mungkin sedang memantau pergerakannya secara cermat.

"Saya tidak ingin mengatakan apakah saya tahu di mana dia berada atau tidak," kata Trump.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tetapi ada kemungkinan besar bahwa saya tahu."

Trump Sebut Khamenei 'Lebih Rasional'

Trump menggambarkan kepemimpinan baru Iran di bawah Mojtaba Khamenei lebih pragmatis daripada sebelumnya.

Menurut dia Mojtaba Khamenei terlibat dalam diskusi tentang potensi kesepakatan antara AS dan Iran.

Mojtaba Khamenei  tidak terlihat di depan umum sejak muncul laporan bahwa ia terluka selama serangan yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei. 

Ketidakhadirannya di depan publik telah memicu spekulasi tentang kondisinya dan keberadaannya.

Ketika ditanya apakah ia akan berbicara langsung dengan Khamenei, Trump mengatakan terbuka terhadap gagasan tersebut.

"Saya akan melakukannya jika dia mau," kata Trump.

Presiden AS juga membandingkan Mojtaba Khamenei secara positif dengan mendiang ayahnya, mantan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei .

"Lebih muda. Saya pikir lebih rasional," kata Trump.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas