Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kaisar Jepang: Jangan Lupakan Luka Perang, Perdamaian Harus Terus Dijaga   

Jelang kunjungan ke Belanda dan Belgia, Kaisar Jepang mengingatkan pentingnya belajar dari sejarah perang demi menjaga perdamaian

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Kaisar Jepang: Jangan Lupakan Luka Perang, Perdamaian Harus Terus Dijaga    
NNN
PANDANGAN NARUHITO - Konferensi pers Kaisar Jepang, Naruhito di Ishibashi-no-ma di Istana Kekaisaran, 11 Juni 2026 sore waktu setempat. Naruhito menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya mengingat sejarah Perang Dunia II, menghormati para korban dan terus membangun rekonsiliasi dengan negara-negara yang pernah mengalami konflik dengan Jepang, termasuk Belanda dan Belgia (NNN) 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Kaisar Jepang menegaskan pentingnya mengingat sejarah Perang Dunia II, menghormati para korban, dan terus memperkuat rekonsiliasi dengan Belanda serta Belgia menjelang kunjungan resminya ke Eropa 
  • Ia menyinggung penderitaan warga Belanda selama masa perang dan pentingnya mempelajari sejarah demi menjaga perdamaian 
  • Kaisar juga menilai hubungan persahabatan yang terjalin saat ini merupakan hasil upaya rekonsiliasi yang dibangun selama puluhan tahun

 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYOKaisar Jepang, Naruhito menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya mengingat sejarah Perang Dunia II, menghormati para korban dan terus membangun rekonsiliasi dengan negara-negara yang pernah mengalami konflik dengan Jepang, termasuk Belanda dan Belgia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan menjelang kunjungan resmi ke Belanda dan Belgia, yang memiliki sejarah panjang hubungan dengan Jepang, termasuk pengalaman pahit selama Perang Dunia II.

Dalam jawabannya, Kaisar menegaskan bahwa meskipun Jepang memiliki hubungan persahabatan yang panjang dengan kedua negara, sejarah kelam masa perang tidak boleh dilupakan.

"Selama perang besar terakhir, banyak nyawa berharga hilang di seluruh dunia dan banyak orang mengalami penderitaan serta kesedihan yang mendalam. Kita tidak boleh melupakan bahwa dalam hubungan Jepang dengan Belanda dan Belgia juga pernah ada masa-masa yang sangat sulit," ujarnya.

Menyinggung Interniran Warga Belanda di Indonesia
Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pertanyaan wartawan disebutkan bahwa Jepang dan Belanda pernah menjadi pihak yang bermusuhan selama Perang Dunia II.

Selain itu, Jepang juga memiliki sejarah interniran terhadap warga Belanda yang tinggal di Hindia Belanda (Indonesia saat ini) selama masa pendudukan Jepang.

Baca juga: Hilang Sejak Maret, Jenazah Diduga WNI Peserta Magang Ditemukan di Gunung Karasawa Jepang

Kaisar menyatakan bahwa hingga kini masih ada orang-orang di Belanda yang terus menyimpan luka akibat pengalaman perang tersebut.

"Saya ingin merenungkan fakta bahwa masih ada orang-orang yang terus menanggung rasa sakit dari masa itu," katanya.

Menurut Kaisar, sejarah harus dipelajari dengan rendah hati agar generasi sekarang dan mendatang dapat memahami pentingnya perdamaian.

Kaisar juga mengenang peran besar mendiang Ratu Beatrix dari Belanda dalam memperkuat hubungan kedua negara pascaperang.

Ratu Beatrix melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang pada tahun 1963 dan kembali pada tahun 1991.

Sementara itu, Kaisar Emeritus Akihito dan Permaisuri Emerita Michiko melakukan kunjungan kenegaraan ke Belanda pada tahun 2000.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam proses rekonsiliasi antara kedua negara.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas