Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Mahasiswa Mulai Mundur, Jalan MH Thamrin Menuju Semanggi Kembali Dibuka Polisi

Aksi demonstrasi mahasiswa di Jalan MH Thamrin mulai mereda pada Jumat malam, dengan massa perlahan mundur dari badan Jalan MH Thamrin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Mahasiswa Mulai Mundur, Jalan MH Thamrin Menuju Semanggi Kembali Dibuka Polisi
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
DEMO MAHASISWA - Suasana malam di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, saat para pengendara mulai kembali melintas menyusul keputusan polisi membuka akses jalan MH Thamrin menuju Senayan pada Jumat (12/6/2026) malam. 
Memuat video…
Ringkasan Berita:
  • Aksi demonstrasi mahasiswa di Jalan MH Thamrin mulai mereda pada Jumat malam, dengan massa perlahan mundur dari badan jalan dan berkumpul di trotoar serta pembatas jalan.
  • Polisi membuka kembali sebagian akses Jalan MH Thamrin menuju Senayan, sementara jalur yang mengarah ke Istana Negara masih ditutup dan dijaga ketat oleh aparat.
  • Demonstrasi mengusung lima tuntutan utama, antara lain menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program MBG.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, berangsur mereda.

Massa aksi terpantau perlahan mulai menarik mundur barisan mereka dari tengah jalan raya. 

Pihak kepolisian akhirnya kembali membuka perlahan akses Jalan MH Thamrin, khususnya untuk lajur yang mengarah ke kawasan Semanggi. 

Namun, arus sebaliknya yang mengarah ke Istana Merdeka masih ditutup total.

Berdasarkan pantauan reporter Tribunnews.com, Igman Ibrahim, di lokasi pada Jumat (12/6/2026) pukul 20.00 WIB, suasana jalanan menunjukkan kembali bisa dilintasi pengendara di salah satu sisi jalur.

Kendaraan mulai mengalir membelah sisa-sisa kepadatan massa.

Sejumlah pengendara komuter dan driver ojek online (ojol) yang mengenakan helm dan jaket bercorak hijau terlihat berfokus menatap jalan di depannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka juga terdengar membunyikan klakson untuk mendukung aksi mahasiswa.

Sementara itu, di sepanjang sisi kanan dan kiri jalan, lautan massa yang sebelumnya menguasai seluruh badan aspal kini tampak menyisih. 

Ratusan pemuda dan mahasiswa berpakaian kasual hingga berjaket gelap terlihat berdiri merapat ke area trotoar dan pembatas jalan. 

Beberapa dari mereka tampak berbincang, memegang botol air mineral, dan ada pula yang asyik mendokumentasikan lalu-lalangnya kendaraan bermotor lewat ponselnya.

Kendati lajur selatan telah dapat dilalui kendaraan, aparat gabungan masih memberlakukan barikade ketat di jalur sebaliknya. 

Akses di Jalan MH Thamrin yang mengarah langsung ke Istana Negara dibiarkan tertutup dan disterilkan untuk mengantisipasi massa yang masih bertahan atau potensi pergerakan susulan menuju area ring satu pemerintahan.

AKSI UNJUK RASA - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Massa aksi yang tergabung dalam BEM UI diikuti beberapa mahasiswa UPN dan IPB membawa lima tuntutan pada aksi tersebut yaitu Menghentikan pemborosan APBN, Menurunkan harga bahan pokok dan BBm, Menghentikan program MBG dan Koperasi Merah Putih, Menghentikan militerisme di ranah sipil dan Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak. Tribunnews/Jeprima
AKSI UNJUK RASA - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Massa aksi yang tergabung dalam BEM UI diikuti beberapa mahasiswa UPN dan IPB membawa lima tuntutan pada aksi tersebut yaitu Menghentikan pemborosan APBN, Menurunkan harga bahan pokok dan BBm, Menghentikan program MBG dan Koperasi Merah Putih, Menghentikan militerisme di ranah sipil dan Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Diketahui, hari ini sejumlah mahasiswa hendak menggelar aksi demo di kawasan Bundaran HI. 

Adapun dalam aksi tersebut akan disampaikan lima tuntutan utama, yakni:

  1. Menghentikan pemborosan APBN
  2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
  3. Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
  4. Menghentikan militerisme di ranah sipil
  5. Meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah.
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas