Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Draf Nota Kesepahaman AS-Iran Bocor, Terungkap Pasal-pasal Penting

Bloomberg mengungkap draf nota kesepahaman AS-Iran untuk mengakhiri perang. Perjanjian itu akan ditandatangani pada 19 Juni 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Draf Nota Kesepahaman AS-Iran Bocor, Terungkap Pasal-pasal Penting
Facebook The White House
PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook The White House, memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan Gedung Putih pada Selasa (12/5/2026). Pada 16 Juni 2026, Bloomberg mengungkap draf nota kesepahaman AS-Iran untuk mengakhiri perang. Perjanjian itu akan ditandatangani pada 19 Juni 2026. 
Memuat video…

AS dan Israel menuduh Iran berupaya mengembangkan senjata nuklir, sedangkan Teheran menegaskan program nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil.

Perang semakin memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan wafat dan posisinya digantikan oleh Mojtaba Khamenei.

Sebagai balasan, Iran menyerang sejumlah target di Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Teluk serta memperketat pengawasan di Selat Hormuz.

Setelah hampir 40 hari pertempuran, gencatan senjata sementara berhasil dicapai melalui mediasi Pakistan pada 8 April 2026.

Kemudian, pada 15 Juni 2026, Presiden AS Donald Trump mengumumkan tercapainya nota kesepahaman antara Washington dan Teheran sebagai landasan negosiasi selama 60 hari.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Iran tetap diperbolehkan memperkaya uranium untuk kebutuhan sipil di bawah pengawasan internasional dan berjanji tidak mengembangkan senjata nuklir.

Sebagai imbalannya, Iran berharap memperoleh pelonggaran sanksi, pencairan aset yang dibekukan, serta pembukaan kembali Selat Hormuz, meski sejumlah perbedaan dengan Israel masih membayangi menjelang penandatanganan perjanjian resmi pada 19 Juni 2026 di Swiss.

Rekomendasi Untuk Anda

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas