Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bahagia Dengan Diabetes

Yoghurt, Kiat Menjaga Gula Darah Normal di Bulan Ramadan

Selalu ada cara untuk menjaga gula darah normal, salah satunya dengan mengonsumsi yoghurt.

Yoghurt, Kiat Menjaga Gula Darah Normal di Bulan Ramadan
Dokteroz
Selalu ada cara untuk menjaga gula darah normal, salah satunya dengan mengonsumsi yoghurt. 

TRIBUNNEWS.com – Kalau bicara tentang takjil, es buah dan kolak pasti muncul di urutan pertama. Bagi diabetesi, Anda masih bisa mencicipi kolak asalkan dengan mengikuti batasan tertentu. Agar gula darah normal, hindari penggunaan santan dan gula dalam kolak agar tidak memicu komplikasi diabetes.

Kemudian apabila dalam satu porsi sudah mengandung ubi, pisang, dan kolang-kaling, jangan dikonsumsi semuanya. Pilih saja salah satu karbohidrat, seperti pisang agar tidak menaikkan gula darah.

Namun, ada saatnya Anda bosan dengan makanan takjil yang itu-itu saja. Tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang anti-manstream, salah satunya adalah yoghurt.

Di bulan Ramadan, yoghurt memang kalah pamor dibandingkan es buah dan kolak padahal manfaatnya bagi kesehatan sangat beragam, khususnya untuk para diabetesi. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, makan yoghurt saat berbuka puasa bukanlah masalah.

Berikut berbagai manfaat yang bisa kita dapat dari minuman probiotik ini.

Kandungan serat tinggi

Bagi diabetesi, sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi selama bulan puasa karena dapat membuat Anda kenyang lebih lama sekaligus menjaga gula darah normal.

Yoghurt memiliki kelebihan itu. Dengan kandungan seratnya, yoghurt dapat mengoptimalkan saluran cerna dan menstabilkan gula darah ketika berbuka.

Memiliki bakteri baik untuk usus

Seperti diketahui, yoghurt dikenal sebagai minuman probiotik yang memiliki bakteri baik dan dapat memperlancar metabolisme Anda. Tak hanya itu, kinerja usus pun membaik sehingga puasa tetap aman selama 12 jam karena bakteri yang tidak mencerna makanan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Berita Terkait :#Bahagia Dengan Diabetes

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas