Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bye Bye Kolesterol

Stres Mikirin Politik, Hati-Hati Jadi Penyebab Kolesterol Tinggi

Temuan terbaru menemukan bahwa stres bisa menyebabkan kolesterol tinggi. Bagaimana stres bisa berkaitan dengan gejala kolesterol?

Stres Mikirin Politik, Hati-Hati Jadi Penyebab Kolesterol Tinggi
Katadata
Suasana politik yang ‘panas’ rupanya mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan membuat kita stres. Lalu, apa kaitannya stres dengan gejala kolesterol tinggi? 

TRIBUNNEWS.COM – Jumat kemarin (28/6) keputusan Mahkamah Konstitusi terkait hasil Pilpres telah menuju kata sepakat. Sayangnya pertengkaran antar pendukung paslon baik di media sosial (medsos) maupun dunia nyata, terus berlangsung dan malah memicu stres. Bisa-bisa stres menjadi penyebab kolesterol tinggi.

Kolesterol tinggi memang bisa disebabkan banyak hal, salah satunya pola makan yang tidak sehat. Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, kuning telur, keju, dan santan bisa menjadi penyebab penyakit tersebut. 

Kemudian, kurang olahraga, obesitas, istirahat yang tidak cukup serta sering mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok juga dapat mengakibatkan kolesterol kambuh. Temuan terbaru pun menemukan bahwa stres bisa menyebabkan kolesterol tinggi. Benarkah?

Stres Mikirin Politik, Hati-Hati Jadi Penyebab Kolesterol Tinggi
Penderita kolesterol tinggi sering merasa sakit kepala dan nyeri pada leher yang tidak biasa.

Stres picu kolesterol, mitos atau fakta?

Rupanya stres dapat mengubah cara tubuh mencerna lemak. Kondisi ini dapat memicu peningkatan kadar kolesterol "jahat" atau low density lipoprotein (LDL).

Dikutip dari Klikdokter, studi yang dipublikasi dalam Scandinavian Journal of Public Health menyatakan analisa di atas didapat dari dari 90.000 pekerja yang melakukan pemeriksaan medis. Jumlah peserta yang mengalami stres dalam studi ini adalah sebanyak 8,7 persen. Pada peserta yang terbukti stres ditemukan peningkatan kadar LDL dan penurunan HDL (kolesterol baik).

Seseorang yang stres cenderung mengonsumsi makanan  jenis apapun tanpa mengontrol porsi. Ditambah lagi, ketika mengalami masalah kita lebih sering diam, melamun, dan tidak berolahraga. Pada akhirnya, bobot badan meningkat dan muncul tekanan darah tinggi. Kadar LDL pun tidak terkontrol sehingga mengakibatkan gejala kolesterol tinggi.

Baca: Fakta Gaya Hidup TANGKAL, 7 Cara Ampuh Atasi Kolesterol Tinggi

Berikut beberapa gejalanya:

Kepala sakit

Pusing terus-menerus dapat dialami penderita kolesterol tinggi akibat tersumbatnya pembuluh darah.

Rasa tidak nyaman pada tengkuk

Jika Anda sering merasakan sakit di bagian leher belakang, bisa jadi Anda mengalami gejala kolesterol tinggi. Hal ini diduga karena adanya gangguan aliran darah pada area otot leher.

Kesemutan

Baru-baru ini tangan sering kebas atau kesemutan? Penelitian menyebutkan adanya gangguan pada saraf tepi yang terjadi pada penderita kolesterol tinggi.

Dada nyeri

Keluhan nyeri dada terjadi ketika pembuluh darah jantung tersumbat karena aliran darah ke jantung tidak berjalan lancar. 

Gejala-gejala kolesterol ini jika terus dibiarkan, dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung bahkan berujung strok. Jangan dianggap remeh!

Mulailah fokus dengan kesehatan Anda. Rutin olahraga dan konsumsi makanan yang kaya gizi seperti sayuran dan buah-buahan. Gunakan media sosial secara bijak dengan memilah antara hoaks dan informasi yang tepat agar tidak memicu stres.

Untuk mengimbangi gaya hidup sehat tersebut, konsumsi Plant Stanol Ester (PSE) yang terbuat dari bahan alami dan telah teruji klinis dapat membantu menurunkan kolesterol tinggi hingga 7-10% dalam 2-3 minggu. Anda pun terhindar dari sakit jantung koroner.

Perlu diketahui, PSE terjamin keamanannya dan mendapat status GRAS (Generally Recognized as Safe) dari USFDA. Bahkan, asupan ini disukai orang Amerika dan Eropa yang juga menjadi bagian dari pola diet sehat mereka.

Di Indonesia, PSE hanya terdapat pada produk Nutrive Benecol yang enak dan praktis sehingga mudah dibawa kemanapun. 

Produk Kalbe Nutritionals ini merupakan smoothies (minuman susu dengan rasa buah) tanpa kandungan gula pasir  dengan varian rasa blackcurrant, strawberry, jeruk, dan terbaru rasa leci. 

Cocok untuk Anda yang ingin atau sedang menjalankan pola diet rendah gula atau diabetisi. Agar dapat menurunkan kolesterol jahat dengan cara enak dan mudah, cukup mengonsumsi Nutrive Benecol 2 sajian setiap hari, segera setelah makan. Nutrive Benecol, Cara Enak Turunkan Kolesterol.

Penulis: Dana Delani 

Ikuti kami di
Add Friend
  Loading comments...

Berita Terkait :#Bye Bye Kolesterol

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas