Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bahagia Dengan Diabetes

Diabetesi, Pastikan Gula Darah Normal Sebelum Terjadi Komplikasi

Ketahui batas kadar gula darah normal agar tidak berujung pada komplikasi. Lalu, apa saja komplikasi yang umum terjadi dan bagaimana mengatasinya?

BizzInsight
Diabetesi, Pastikan Gula Darah Normal Sebelum Terjadi Komplikasi
Medical News Today
Ketahui batas kadar gula darah normal agar tidak berujung pada komplikasi. 

TRIBUNNEWS.COM – Masih banyak penyandang diabetes yang khawatir mengalami komplikasi karena kadar gula darah yang tidak stabil. Sebenarnya selama Anda tahu bagaimana cara menjaga gula darah normal, semua tentu akan baik-baik saja.

Lalu, apa saja komplikasi yang umumnya muncul pada diabetesi? Hiperglikemia (kondisi gula darah terlalu tinggi) dan hipoglikemia (kondisi gula darah terlalu rendah) biasanya sering dialami oleh diabetesi.

Hiperglikemia

Sesuai konsensus, kadar gula darah tergolong tinggi apabila melampaui 200 mg/dL. Ketika hiperglikemia ini terjadi, tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk mengolah gula darah.

Apabila bersifat ringan, hiperglikemia tidak akan menimbulkan sesuatu yang parah. Sedangkan yang cukup barat, akan menimbulkan keluhan seperti rasa haus, sering buang air kecil, dan pandangan kabur. Saat memasuki level bahaya, hiperglikemia bahkan membuat Anda mual dan muntah, hingga pingsan.

Diabetesi, Pastikan Gula Darah Normal Tidak Tinggi
Ilustrasi.

Hipoglikemia

Hipoglikemia terjadi saat kadar gula darah melalui kurang dari 70mg/dL. Bila kadar gula dalam darah rendah, maka tubuh akan kekurangan energi untuk beraktivitas.

Keluhan awal yang dirasakan biasanya berupa gemetar, keringat dingin, rasa gugup, dan lapar. Pada kondisi yang lebih berat, Anda mulai kehilangan konsentrasi karena otak kehabisan energi. Kemudian pandangan pun kabur, sakit kepala, sampai hilang kesadaran.

Untuk menghindari komplikasi di atas, pastikan Anda tahu bagaimana cara menjaga gula darah agar tetap normal. 

Hindari berat badan berlebih

Berdasarkan penelitian Harvard Health, berat badan berlebih mengakibatkan resistensi insulin yang akhirnya membuat kadar gula darah tinggi. Insulin sendiri merupakan hormon yang dihasilkan pankreas untuk membantu sel mengubah glukosa menjadi energi.

Yang perlu Anda lakukan adalah perbanyak olahraga untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Gunakan 30 menit Anda per hari dengan latihan aerobic, jogging, berenang atau bersepeda.

Relaks, jangan cemas

Ternyata ketika Anda banyak pikiran dan menjadi stres, tubuh merangsang pelepasan adrenocorticotropic hormone (ACTH) yang dapat menghasilkan kelenjar adrenal dan mengeluarkan hormon kortisol. 

Hormon inilah yang menyebabkan glukosa meningkat dalam darah. Maka dari itu, cobalah untuk tenang dan jauhkan diri dari pikiran yang membuat cemas. Tidur cukup pun bisa membantu mengurangi stres Anda. 

Pastikan tidur selama 7-8 jam, lalu mulailah pagi hari dengan sarapan yang sehat.

Jaga asupan nutrisi harian

Ahli nutrisi dr Samuel Oetoro mengungkapkan, diabetesi perlu mempertimbangkan makanan dengan Indeks Glikemik (IG) rendah, terutama pada pagi dan malam hari. 

Di waktu tidur, tubuh kita berpuasa selama 8 jam sehingga memerlukan nutrisi yang tepat di pagi hari guna mengontrol kadar gula darah sehingga lebih stabil, kenyang lebih lama, dan memiliki energi untuk beraktivitas. Begitu pula di malam hari, tubuh kita tetap membakar kalori meskipun kita sedang tidur nyenyak.

Penting untuk memberikan asupan nutrisi diabetes sebelum tidur sehingga menghindarkan Anda dari hipoglikemia. 

Makanan dengan IG rendah cenderung melepaskan gula dengan perlahan, sehingga tidak banyak meningkatkan kadar gula darah. Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh.

Diabetasol sebagai asupan nutrisi makanan pengganti bagi diabetes, memiliki IG rendah yang dapat menstabilkan kadar gula darah, serta kandungan Vitadigest Pro yang membantu menjaga kadar gula darah dan membuat kenyang lebih lama. 

makanan pengganti untuk diabetes

 Diabetasol, asupan nutrisi makanan pengganti pilihan no. 1 bagi diabetes.

Terdiri dari berbagai varian rasa: Cappuccino, Chocolate, dan Vanilla, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi nutrisi ini sebanyak dua kali, setara dengan 4 sendok takar untuk bantu jaga kadar gula darah dan kenyang lebih lama.

Di Hari Diabetes Sedunia ini, pastikan Anda dan kerabat tetap menjaga asupan nutrisi yang tepat dan melakukan gaya hidup sehat untuk Lawan Diabetes #BersamaDia. Dengan konsumsi Diabetasol, gula darah terjaga dan Anda punya kenyang lebih lama.

Penulis: Dana Delani 

Ikuti kami di
Add Friend
  Loading comments...

Berita Terkait :#Bahagia Dengan Diabetes

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas