Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bye Bye Kolesterol

Cara Ampuh Bebas Kolesterol Walau Hobi Konsumsi Makanan Bersantan

Jika makanan bersantan dikonsumsi secara rutin dan berlebih, bahaya kolesterol jahat tentu dapat mengancam.

BizzInsight
Cara Ampuh Bebas Kolesterol Walau Hobi Konsumsi Makanan Bersantan
Pexels
Ilustrasi makanan bersantan. 

TRIBUNNEWS.COM – Bagi orang Indonesia godaan makanan bersantan seperti nasi padang, opor, dan soto betawi memang sangat sulit untuk ditolak. Namun, jika dikonsumsi secara rutin dan berlebih, bahaya kolesterol jahat tentu dapat mengancam.

Kalau sudah begitu, tak perlu khawatir dan berhenti mengkonsumsi santan seumur hidup. Itu karena dengan menerapkan beberapa langkah saja, kesehatan akan tetap aman dan terjaga walaupun tetap memakan hidangan bersantan. Hal-hal yang perlu dilakukan misalnya saja:

Cara Memasak Santan yang Benar

Dilansir dari situs Klikdokter, santan ternyata kaya akan serat, vitamin, E, B1, B3, B5, B6, besi, selenium, sodium, kalsium, magnesium, dan fosfor.

Namun, karena dimasak hingga mendidih kandungan asam lemak di dalamnya berubah menjadi lemak jenuh sehingga meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Sebaiknya hindari masak santan hingga mendidih, dan hindari pula memanaskan makanan bersantan berulang kali karena dapat menciptakan lapisan minyak yang menyebabkan kolesterol tinggi bila dikonsumsi.

Selain cara memasak yang benar, para ahli juga menyarankan untuk mengkonsumsi santan seminggu sekali saja.

Mengkonsumsi Sayur dan Buah-buahan

Selain memasak dan mengkonsumsi santan secara benar, untuk menurunkan kolesterol jahat dianjurkan juga mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Tinggi serat, dua jenis makanan ini akan mengikat kolesterol di dalam usus sehingga mengurangi jumlah yang masuk ke dalam darah.

Selain itu, serat yang ada pada sayur dan buah juga membuat rasa kenyang lebih cepat dan tahan lama. Agar lebih optimal kedua asupan serat tersebut setidaknya dikonsumsi sebanyak 400 gram per hari.

Contoh 400 gram serat ini seperti satu buah apel, satu buah jeruk, satu jagung rebus, satu buah tomat, dan satu ikat bayam yang sudah dimasak.

Selain buah-buahan dan sayuran di atas, serat tinggi juga ditemukan pada wortel yang kaya vitamin A dan terong yang punya kandungan antosianin tinggi untuk menjaga kesehatan jantung.

Berolahraga

kalbe-290220-1
Ilustrasi olahraga lari.

Walaupun terkesan simpel, melakukan aktivitas olahraga ternyata sangat ampuh untuk menurunkan kolesterol.

Dilansir dari Kompas.com, menurut dr. Rachmad Wishnu Hidayat, SpKO, penelitian mengungkapkan jika olahraga dapat meningkat kadar kolesterol baik (HDL) 3-6 persen dan menurunkan kolesterol jahat (LDL) sampai 10 persen, bahkan menurunkan kadar trigliserida.

Ia menjelaskan semua olahraga sebenarnya bisa dilakukan untuk menurunkan kolesterol, namun olahraga yang bersifat aerobik dan melibatkan otot-otot besar seperti berlari, jalan cepat, bersepeda, renang atau senam dinilai paling efektif.

"Lakukan 5 kali dalam seminggu, dimulai dengan 3 kali per minggu lalu meningkat secara bertahap," ujarnya.

Berhenti Merokok

Dalam rokok banyak sekali kandungan berbahaya, salah satunya nikotin yang ternyata dapat membuat kadar kolesterol baik atau HDL menurun drastis, dan menjadi awal mula penyakit jantung coroner. Berhenti merokok dapat meningkatkan kolesterol baik sebesar 5-10 persen.

Mengkonsumsi Plant Stanol Ester (PSE)

Bagi yang belum tahu, Plant Stanol Ester (PSE) adalah senyawa yang terdapat pada biji gandum, sayuran dan buah yang menurut penelitian mampu menurunkan kolesterol jahat hingga sebelas persen selama dua minggu.

Strukturnya yang mirip dengan kolesterol membuatnya dapat menghambat penerapan kolesterol pada makanan dengan cara mengikat gram empedu pada saluran pencernaan.

Hebatnya lagi menurut Helena Gylling MD PHD, peneliti senior dari University of Kuopio, Finlandia, lewat 60 penelitian yang diuji sejak tahun 1995, PSE dapat menurunkan kolesterol tanpa efek samping sehingga bisa dipastikan PSE sangatlah aman dikonsumsi.

Tubuh manusia pun sebenarnya bisa memproduksi secara alami namun jumlahnya sangatlah kecil. Sedangkan pada sayur dan buah, kadarnya hanya 100 miligram saja. Maka dari itulah mengkonsumsi suplemen tambahan yang mengandung PSE seperti Nutrive Benecol sangatlah dianjurkan.

Nutrive Benecol
Nutrive Benecol (Kalbe Store)

Disertai diet rendah lemak dan kolesterol, mengkonsumsi Nutrive Benecol dapat membantu menurunkan tingkat kolesterol jahat dalam tubuh.

Untuk efek yang maksimal minuman dengan PSE dan rasa buah segar (Blackcurrant, Lychee, Strawberry, dan Orange) ini bisa dikonsumsi selama dua selama 2-3 minggu, sebanyak 2 kali sehari segera setelah makan.

Dengan niat serius dan menerapkan langkah-langkah di atas, tentu keinginan bisa mengkonsumsi makanan bersantan tanpa takut kolesterol tinggi bisa jadi kenyataan.

Penulis: Firda Fitri Yanda/Editor: Dana Delani

Ikuti kami di
Add Friend
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas