Rambut dan Gigi Carrie Mendadak Rontok Usai Terapkan Pola Clean Eating
Akibat pola makan yang salah tersebut, bobot tubuh Armstrong turun drastis. Hal mengerikan lainnya pun terjadi, yakni rambutnya tiba-tiba rontok
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Silvita Agmasari/KompasFemale
TRIBUNNEWS.COM - Usai sakit karena terserang virus, Carrie Armstrong (35), mulai peduli dengan asupan nurtisi makanan.
Dia pun memilih program clean eating, yakni pola mengonsumsi makanan yang tak diproses, seperti sayur atau buah mentah tanpa dimasak.
Namun, program pola makan ini juga memberikan kelonggaran untuk Anda mengonsumsi makanan lain.
Clean eating sempat populer lantaran banyak selebriti dunia seperti Jessica Alba dan Gwyneth Paltrow yang menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari.
Sayangnya, Armstrong melakukan clean eating dengan cara yang keliru.
Program clean eating sebenarnya hanya diterapkan untuk makanan pendukung. Namun, Armstrong justru menjadikan makan-makanan mentah yang hanya terdiri dari sayur, buah, dan air putih, sebagai menu utama.
Akibat pola makan yang salah tersebut, bobot tubuh Armstrong turun drastis tak normal. Hal mengerikan lainnya pun terjadi, yakni rambutnya tiba-tiba rontok dan giginya lepas.
"Aku sangat terpaku dengan diet itu. Sama sekali tak seimbang. Akhirnya, rambut dan gigiku rontok," kata Armstrong.
Armstrong berpikir bahwa makan sehat tak mungkin membuatnya sakit, tapi ketika dia mengalami rambut rontok dan gigi tanggal, dia sontak panik.
Dia pun berobat ke ahli medis dan dirinya divonis menderita orthorexia, yakni sebuah gangguan di mana si penderita terobsesi dengan kualitas makanan yang mereka konsumsi.
Mengisahkan pengalaman buruknya karena menerapkan clean eating, Armstrong hadir di program televisi This Morning.
Kehadirannya ditemani oleh Dr Chris untuk mendiskusikan kondisi yang dialami oleh Armstrong tersebut.
Armstrong mengatakan bahwa informasi pola makan clean eating yang dia terapkan diperoleh dari internet. Alhasil, informasi tanpa dukungan ahli tersebut pun malah berbalik menyesatkan.
Dr Chris menekankan bahwa program makan seperti clean eating hanya akan memiliki dampak positif apabila dilakukan dengan pola makan seimbang.