Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Orgasme, Cumbuan, dan Pelukan Bisa Memperpanjang Usia?

Seks yang dilakukan secara teratur mampu memperpanjang usia, meningkatkan kadar hormon, kesehatan jantung

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Orgasme, Cumbuan, dan Pelukan Bisa Memperpanjang Usia?
Thinkstockphotos
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM -  Aktivitas seksual yang sehat ternyata bisa memberikan manfaat pada usia berapa pun.

Seperti yang dilaporkan Times of India, seks yang dilakukan secara teratur mampu memperpanjang usia, meningkatkan kadar hormon, kesehatan jantung, kekuatan otak, dan sistem kekebalan tubuh.

Aktivitas apa saja dan berapa umur yang bisa diperpanjang?

Orgasme: memperpanjang usia hingga 8 tahun

Sebuah penelitian menemukan bahwa orgasme yang kuat setara dengan suntikan Valium, yaitu sejenis obat untuk mengurangi stres dan bekerja cepat merelaksasi tubuh.

Orgasme juga terbukti mampu memerangi infeksi sel tubuh hingga 20%.

Penelitian lain menunjukkan, orgasme teratur dapat membuat kehidupan pernikahan lebih bahagia.

Rekomendasi Untuk Anda

Orgasme rutin pada pria yang dilakukan selama dua kali dalam seminggu dapat memperpanjang harapan hidupnya, pun mampu menurunkan risiko serangan jantung lebih dari 30%.

Sedangkan wanita yang menikmati orgasme secara teratur dapat hidup delapan tahun lebih lama.

Cumbuan dan pelukan: memperpanjang usia hingga 7 tahun

Bercumbu dan sebuah pelukan ternyata tak hanya sekedar awalan sesi intim yang menyenangkan. Berpelukan dapat membantu melepaskan hormon oksitosin yang terkait peningkatan harapan hidup.

Hewan atau bayi yang kehilangan hormon ini tidak dapat berkembang dengan baik dan cenderung mengalami gagal tumbuh.

Penyebabnya karena dalam hormon ini terkandung senyawa yang bisa memperpanjang usia dan menurunkan penyakit kronis dan risiko depresi.

Konsumsi makanan pembangkit gairah seks: memperpanjang usia hingga 10 tahun

Saat menikmati seks, otak perlu berada dalam kondisi tepat. Karena itu, otak memerlukan beberapa asupan senyawa penting.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas