Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Kesehatan

Akibat 'Mengerikan' Jangka Panjang jika Sering Menahan Tangis

Tapi, karena momen ingin menangis bukan sesuatu yang dapat diulang seenak hati, apakah menahannya dapat merusak kesehatan Anda? Jawabannya bisa.

Editor: Robertus Rimawan
zoom-in Akibat 'Mengerikan' Jangka Panjang jika Sering Menahan Tangis
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

Jadi, jika Anda perlu untuk menangis meraung-raung dan bisa menyelinap sebentar untuk melakukannya, kemudian kembali beraktivitas, itu adalah yang terbaik, kata Van Groningen.

Namun, jika Anda berada di tengah-tengah sesuatu dan harus menahan tangis, perasaan berat yang tertunda dapat menghasilkan efek buruk seperti di atas.

Untuk mengatasinya, Anda bisa belajar untuk melepaskan stres dengan cara lain, kata Martinez.

Tidak perlu berteriak pada rekan kerja atau terisak saat menyusuri lorong kantor.

Cukup menemukan teknik menghilangkan stres seperti berjalan-jalan sejenak melihat-lihat pemandangan di luar kantor, bertandang ke meja teman untuk sekadar mengobrol ringan, atau mendengarkan musik (satu studi menemukan bahwa mendengarkan musik favorit benar-benar dapat membuat Anda merasa lebih baik).

Menangis adalah super-katarsis, tapi itu bukan satu-satunya cara untuk melepaskan stres dari tubuh Anda.

Ketika air mata sedang tidak mendapat tempat yang tepat, pastikan sisa tubuh Anda mendapatkannya. (Shape/ Kompas.com/Lily Turangan)

Berita ini sebelumnya telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul: Berbahayakah Menahan Tangis?
Berita Rekomendasi
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas