Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Jeritan Ayu Agustin, Pengidap Kanker Payudara yang Minta Pertolongan

Ayu mengaku sudah sejak setahun tiga bulan ini merasakan ada yang tidak beres pada payudaranya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jeritan Ayu Agustin, Pengidap Kanker Payudara yang Minta Pertolongan
Instagram
Ayu Agustin (21), penderita kanker payudara, mencurahkan isi hatinya soal penyakitnya. Ayu meminta bantuan untuk bisa melakuan kemoterapi. 

Desi mengaku sudah mendesak pihak dokter dan Rumah Sakit Fatmawati untuk segera menjadwalkan kemoterapi kepada anaknya. Namun pihak dokter dan rumah sakit menolak.

Ayu baru diminta kembali ke RS Fatmawati pada 17 Oktober mendatang, itu pun untuk menjalani biopsi.

Sementara jadwal untuk kemoterapi masih belum jelas.

"Kata dokter enggak bisa (dipercepat). Karena yang sakit begini bukan ratusan orang. Ribuan yang kena penyakit begini," kata Desi menirukan ucapan dokter.

Padahal, menurut dokter, kemoterapi penting untuk mengecilkan kanker yang tumbuh di payudara Ayu.

Kemoterapi juga harus dijalani 6 sampai 12 kali setiap bulannya. Setelah kanker mengecil, baru lah operasi pengangkatannya dilakukan.

Desi juga sudah meminta agar Ayu yang kondisinya makin buruk bisa dirawat di rumah sakit. Namun, pihak dokter merasa hal tersebut tidak diperlukan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kata dokter, kalau kanker enggak ada yang dirawat. Mau dirawat juga ngapain? Begitu-gitu juga. Mendingan di rumah. Di RS itu banyak yang menular karena tidak bagus," ujarnya.

Akhirnya, Desi bersama suami merawat Ayu dari rumah kontrakan mereka di Kampung Pabuaran Wetan, Desa Ciangsan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Desi mengaku tak bisa mencari rumah sakit lain untuk mengobati anaknya karena tidak mempunyai biaya.

Ia harus bergantung dengan Rumah Sakit Fatmawati karena dirujuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke rumah sakit di Jakarta Selatan tersebut.

"Kalau rumah sakit lain mungkin bisa tetapi tidak pakai BPJS," kata dia.

Desi berharap anaknya bisa mendapatkan bantuan dari rumah sakit atau pihak pemerintah agar segera menjalani kemoterapi dan operasi pengangkatan kanker.

"Harapan saya pastinya anak saya bisa sembuh, kalau terlalu lama kemonya saya khawatir sudah tidak sempat lagi, " ucap Desi lirih.

Sementara itu, RS Fatmawati masih belum bisa menanggapi kasus Ayu. Humas RS Fatmawati Wini Riesta menyatakan dirinya akan mengecek terlebih dulu ke internal rumah sakit.

"Saya akan koordinasikan terlebih dulu," ujar Wini saat dihubungi Kompas.com, Selasa (26/9/2017).(Ihsanuddin)

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: Derita Ayu Agustin, Pengidap Kanker Payudara yang Tak Kunjung Dapat Kemoterapi

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas