Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

MUI Imbau Pemerintah Ganti Vaksin MR dengan yang Halal, Ini Reaksi Biofarma, Distributornya

T Biofarma sebagai distributor vaksin Measles Rubella (MR) di Indonesia mengatakan, tengah mengembangkan riset untuk membuat vaksin halal.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ria anatasia
zoom-in MUI Imbau Pemerintah Ganti Vaksin MR dengan yang Halal, Ini Reaksi Biofarma, Distributornya
(KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA)
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Biofarma sebagai distributor vaksin Measles Rubella (MR) di Indonesia mengatakan, tengah mengembangkan riset untuk membuat vaksin hasil sendiri yang berbahan halal dan bebas dari unsur najis dalam proses pembuatannya.

Meski begitu, Biofarma mengaku perlu sekira 15-20 tahun demi mengganti komponen vaksin MR saat ini.

"Untuk mengganti salah satu komponen vaksin MR memerlukan riset dan membutuhkan waktu yang relatif lama, 15-20 tahun untuk menemukan komponen yang baru," demikian pernyataan Biofarma dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Selasa (21/8/2018).

Perusahaan itu mengungkapkan, vaksin MR yang digunakan untuk imunisasi di Indonesia diproduksi oleh Serum Institute of India (SII).

Baca: MUI: Vaksin MR dari India Tak Boleh Digunakan Jika Ada yang Halal

"Ini adalah vaksin satu-satunya yang memenuhi syarat WHO berdasarkan aspek keamanan, kualitas dan keampuhan produk," terangnya.

Sayangnya, hasil pemeriksaan LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) menemukan vaksin MR itu mengandung babi dan organ tubuh manusia yang haram digunakan umat muslim.

Rekomendasi Untuk Anda

Fatwa MUI menyatakan pemakaian produk haram ini untuk imunisasi hukumnya mubah (dibolehkan) dalam keadaan darurat dan belum ada vaksin MR yang halal dan suci.

MUI pun mengimbau pemerintah dan produsen untuk mengupayakan kehalalan produk itu demi kemaslahatan umat.

"Kedepan kami akan berkoordinasi lebih baik dengan MUI dalam pengembangan produk vaksin baru maupun dalam produk yang akan diimpor ke Indonesia," tandas Biofarma.

"Mempertimbangkan dampak dari campak dan Rubella, kami mengimbau masyarakat mendukung pelaksanaan program kampanye vaksin MR dari Kemenkes RI," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas