Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mark Wahlberg Rutin Bangun Tidur Pukul 2.30 Dini Hari, Sehatkah?

Warganet internasional beberapa hari lalu sempat dihebohkan jadwal harian Mark Wahlberg.

Mark Wahlberg Rutin Bangun Tidur Pukul 2.30 Dini Hari, Sehatkah?
kompilasi foto : YouTube/FightingforLife, Slash Film
Mark Wahlberg. 

TRIBUNNEWS.COM - Warganet internasional beberapa hari lalu sempat dihebohkan jadwal harian Mark Wahlberg.

Lewat Instagram Stories-nya, aktor "Mile 22" ini mengunggah jadwal harian yang biasa ia lakukan. Disebutkan di jadwal, Mark mulai bangun tidur di pagi hari pukul 2.30 pagi, dan tidur pada jam 7.30 malam.

Dalam sehari, aktor yang pernah beradu akting dengan Iko Uwais ini bahkan menyempatkan untuk berolahraga 2 kali, ditambah golf sekali. Ia juga makan sebanyak 4 kali, dan 3 kali waktu kudapan.

Hal ini mungkin menjadi faktor mengapa ia memiliki badan yang bagus, dengan umurnya yang sudah 47 tahun.

Terlihat tak biasa, unggahan Mark ini mengundang perhatian warganet. Namun, menjadi sebuah pertanyaan tersendiri, apakah jadwal harian Mark ini bisa dianggap sehat?

Ia memulai hari pada pukul 2.30 pagi, dan ini akan menunjukkan hari yang sangat panjang dan hampir tidak tidur.

Tetapi perlu diperhatikan, jam tidur Mark juga lebih awal dan menunjukkan ia tetap tidur 7 jam setiap malam. Tentu saja ini penting untuk menjalani produktivitas.

Karena kurang tidur akan sangat memengaruhi kesehatan dan kemampuan kognitif seseorang.

 

Dua peneliti Amerika, Christopher Barnes dan Gretchen Spreitzer, dari Universitas Washington dan University of Michigan telah memerhatikan topik ini secara luas.

Spreitzer berpikir, dalam kasus jadwal Mark, dia hanya mengubah jam bangunnya menjadi berbeda, meskipun sangat ekstrem. Bahkan, sebenarnya mungkin Mark menjadi lebih produktif.

"Ada beberapa keuntungan: Anda menciptakan kedisiplinan di mana Anda memiliki lebih banyak waktu untuk diri sendiri untuk mencapai tujuan Anda, sebelum anggota keluarga lain bangun tidur, sebelum rekan kerja ingin bertemu dengan Anda," jelas Spreitzer.

"Tetapi tidur begitu cepat dapat menyebabkan seseorang "mengorbankan jaringan sosialnya dan kemampuan untuk mengembangkan hubungan sosial yang kuat. Hal ini diperlukan untuk kesehatan mental seseorang yang baik."

"Saya menduga jika Anda akan tidur jam 7.30 malam, Anda melewatkan banyak percakapan makan malam yang menyenangkan dengan keluarga. Atau, kegiatan sosial dengan kerabat dan teman-teman," katanya.(*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Nakita
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas