Olahraga Kurangi Risiko Depresi
Banyak penelitian menemukan, aktivitas fisik berkorelasi terhadap penurunan risiko berkembangnya depresi dan memberikan efek positif kepada pelakunya.
Editor:
Willem Jonata
Seseorang bisa memiliki kesehatan mental yang lebih baik dengan melakukan olahraga sedikitnya dua jam setiap minggunya atau kira-kira sekitar 20 menit sehari.
Sebab olahraga terlalu brutal justru dianggap memiliki efek sebaliknya.
Sebuah studi pada 2017 juga memberi konklusi lainnya yang lebih ringan. Olahraga selama satu jam setiap minggunya sudah cukup untuk mencegah depresi.
Menemukan motivasi olahraga akan lebih mudah jika definisi "aktif" itu diperluas. Choi, penulis JAMA studi bahkan mencontohkan naik turun tangga, berjalan di pertokoan, mencuci piring, atau membereskan cucian baju, juga bisa dipandang sebagai aktivitas fisik bagi sebagian orang.
Meskipun mungkin bagi orang-orang lainnya tidak dipandang demikian.
Dalam sebuah studi di 2017, disampaikan, olahraga ringan seperti jalan kaki sebetulnya memiliki manfaat lebih terhadap kesehatan mental daripada olahraga berat.
Pemerintah Amerika Serikat belakangan juga memperbarui pedoman aktivitas fisik yang menyebutkan, semua tipe gerakan mempunyai kontribusi penting terhadap kesehatan fisik dan mental.
Jadi, jika berolahraga di gym bagi Anda adalah pekerjaan berat, mulailah dari hal kecil. Sebab, jalan kaki jarak pendek pun ternyata sudah bisa mengatasi masalah mental loh. (Nabilla Tashandra)
Berita ini sebelumnya tayang di Kompas.com dengan judul Mari, Mengurangi Depresi dengan Olahraga