Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kentut dan Sendawa Jangan Ditahan-tahan, Ini Akibatnya Bagi Kesehatan Tubuh

Namun, terkadang kita merasa tidak enak untuk membuang gas atau bersendawa, karena dianggap tidak sopan.

Kentut dan Sendawa Jangan Ditahan-tahan, Ini Akibatnya Bagi Kesehatan Tubuh
iStockphoto
Ilustrasi buang angin alias kentut. (iStockphoto) 

TRIBUNNEWS.COM - Siapa pun Anda, pasti sering kali merasa ingin mengeluarkan gas alias kentut atau bersendawa, hal yang alami terjadi.

Namun, terkadang kita merasa tidak enak untuk membuang gas atau bersendawa, karena dianggap tidak sopan.

Ya, kentut dan sendawa yang dilakukan secara sembarangan memang tidak sopan, tetapi menahan kentut atau sendawa juga bukan hal yang dianjurkan.

Meski tidak berakibat sangat fatal, tetap ada risiko yang harus ditanggung jika gas berlebih di saluran pencernaan tidak dibebaskan.

Sebelumnya, pernahkah bertanya-tanya bagaimana bisa terjadi kentut? Kentut berasal dari gas.

Ketika tubuh mencoba untuk membuang penumpukan gas, tubuh akan mengeluarkan dengan dua cara.

Pertama, gas akan keluar melalui sendawa. Kedua, gas akan keluar dengan cara kentut yang keluar melalui anus.

Baca: Kentut di Dalam Air, Apakah Bisa Membatalkan Puasa Ramadhan? Ini Kata Ustaz !

Sendawa dan kentut berasal dari kebanyakan menelan udara. Ketika kita sedang berbicara atau mengunyah permen karet, menelan udara berlebihan memang tidak dapat dihindari.

Ada juga beberapa makanan yang dapat menyebabkan gas berlebihan. Makanan tersebut harus difermentasi sehingga menimbulkan asam dan gas.

Gas yang berlebihan terjadi ketika terperangkap di usus, sehingga menyebabkan perut kembung.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Grid.ID
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas