Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pakai Kipas Angin Saat Udara Panas yang Bikin Gerah Bisa Picu Heat Stroke, Kok Bisa?

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan, penggunaan kipas angin di suhu udara yang sangat tinggi bisa berbahaya untuk kesehatan.

Pakai Kipas Angin Saat Udara Panas yang Bikin Gerah Bisa Picu Heat Stroke, Kok Bisa?
Bustle
Tidur Menggunakan Kipas Angin Ternyata Bisa Sebabkan Keram Otot 

TRIBUNNEWS.COM -  Udara sangat panas hingga terasa gerah merupakan hal lumrah di wilayah tropis.

Oleh sebab itu, hampir semua rumah dan gedung sudah menggunakan air-conditioner sebagai pendingin ruangan.

Tetapi tidak sedikit juga orang yang masih menggunakan kipas angin listrik untuk menghilangkan rasa gerah.

Malah terkadang bila cuaca terasa sangat panas, berdiri di depan kipas angin masih menjadi cara yang dilakukan beberapa orang.

Namun sebuah studi baru-baru ini menunjukkan, penggunaan kipas angin di suhu udara yang sangat tinggi bisa berbahaya untuk kesehatan. 

Baca: Tanda Stroke yang Sering Disepelekan

Baca: 5 Penyakit Bisa Ini Muncul karena Gigi Berlubang dari Stroke Hingga Jantung, Ini Penjelasan Dokter

Baca: Kondisi Kesehatan Ria Irawan Menurun, Sel Kanker Menyebar ke Otak dan Paru

Dikatakan, kipas angin tidak aman digunakan pada saat cuaca yang sangat panas dengan kelembapan yang rendah.

Penelitian yang dilakukan di Bangladesh oleh para ahli kesehatan dunia tersebut menemukan bahwa ketika indeks panas atau alat yang mengukur suhu dan kelembapan udara menunjukkan angka yang relatif rendah, penggunaan kipas angin bisa menaikkan tekanan darah, suhu tubuh, dan meningkatkan detak jantung.

Lembaga seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Center for Disease Control dan Prevention) sudah merekomendasikan orang-orang untuk tidak menggunakan kipas angin dalam cuaca yang panas ekstrem (heatwave), karena bisa meningkatkan kerja tubuh untuk menurunkan suhunya.

Dalam kondisi yang sangat panas dan kering dengan indeks panas sekitar 40 derajat Celsius, penggunaan kipas angin bisa meningkatkan risiko dehidrasi dan heat stroke.

Ini karena ketika suhu udara sangat tinggi, kipas angin justru bisa membuat suhu tubuh kita bertambah lebih panas, tidak bisa berkeringat hingga akhirnya memicu heat stroke.

Baca: Terbaring di RSCM karena Kanker, Ria Irawan Sembunyikan Rasa Sakit dan Kesedihan dari Pembesuk

Baca: Kiki Farrel Setia Temani Ibunda yang Derita Kanker Usus, Sempat Cari Akar Bajakah dari Kalimantan

Baca: Pengakuan Vanessa Angel Soal Aroma Tubuh Hotrman Paris

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Grid.ID
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas