Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Ditarik karena Diduga Berpotensi Memicu Kanker, Berikut Dosis hingga Efek Samping Ranitidin

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menarik peredaran produk obat-obatan yang mengandung ranitidin karena diduga berpotensi memicu kanker

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
zoom-in Ditarik karena Diduga Berpotensi Memicu Kanker, Berikut Dosis hingga Efek Samping Ranitidin
Freepik
ILUSTRASI OBAT - Ditarik karena Diduga Berpotensi Memicu Kanker, Berikut Dosis hingga Efek Samping Ranitidin 

TRIBUNNEWSWIKI.COM Ranitidin merupakan obat maag yang masuk dalam golongan antihistamin atau H2 (histamine-2).

Ranitidin biasa digunakan untuk menangani gejala atau penyakit yang berkaitan dengan kelebihan asam lambung.

Ranitidin tersedia dalam beberapa nama merek dagang, seperti  Acran, Conranin, Fordin, Radin, Rancus, Ranivel, Rantin, Ratinal, Renatac, Tyran, Ulceranin, Wiacid, Zantac, Zantifar.

Obat ini akan bekerja dengan cara menghambat sekresi asam lambung berlebih, sehingga bisa meredakan rasa sakit dan luka pada lambung akan sembuh perlahan-lahan.

Ranitidin juga bisa berfungsi untuk mencegah munculnya gejala-gejala gangguan pencernaan akibat makanan tertentu. (1)

Ranitidin Injeksi 25 mg/mL (Tribunnews.com/Bukalapak)
Ranitidin Injeksi 25 mg/mL (Tribunnews.com/Bukalapak) (Tribunnews.com)

Terkadang ranitidine dipakai untuk mengobati penyakit langka yang disebabkan oleh tumor di pankreas atau usus yang disebut sindrom Zollinger-Ellison. 

Ranitidin tersedia dalam bentuk tablet, tablet yang dapat larut dan cair. (2)

Rekomendasi Untuk Anda

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>>>>>>>>

Sumber: TribunnewsWiki
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas