Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Cecep Reza Meninggal Pasca-Pasang Ring Jantung, Apa Hal yang Perlu Dilakukan Pasca Pasang Ring?

Cecep Reza meninggal satu minggu setelah pemasangan ring jantung. Dokter menyebutkan terdapat beberapa prosedur pasca pemasangan ring jantung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
zoom-in Cecep Reza Meninggal Pasca-Pasang Ring Jantung, Apa Hal yang Perlu Dilakukan Pasca Pasang Ring?
Instagram/cecepreza_
Cecep Reza 

TRIBUNNEWS.COM - Artis yang terkenal lewat perannya sebagai Bombom di sinetron Bidadari, Cecep Reza, meninggal dunia pada Selasa (19/11/2019).

Cecep dikabarkan meninggal saat sedang tidur.

Seminggu sebelumnya, Cecep sempat melakukan pemasangan ring jantung.

Dilansir dari Kompas.com, pemasangan ring atau stent merupakan salah satu cara untuk melancarkan kembali aliran darah ke otot-otot jantung.

Setelah pemasangan ring dilakukan, pasien sudah dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.

Namun, pasien tetap harus menerapkan pola hidup sehat setelahnya.

Seperti yang dikutip dari Kompas.com, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Rumah Sakit Premier Bintaro, dr. Beny Hartono menegaskan, pola hidup sehat sangat penting untuk mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah kembali.

Rekomendasi Untuk Anda

“Jadi setelah pasang ring, minum obat teratur, olahraga, pola makan seimbang, makanan yang tinggi lemak dan kolesterol itu dihindari,” ujar Beny, Kamis (10/9/2015), seperti yang diberitakan Kompas.com.

Adapun penyempitan maupun penyumbatan pembuluh darah bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

Faktor-faktor tersebut di antaranya yaitu usia, obesitas, merokok, diabetes dan hipertensi.

Setelah pemasangan ring, pasien juga dihimbau untuk menjalani cek kesehatan jantung secara rutin.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dokter Spesialis Jantung di RS Harapan Kita, Jakarta, dr. Renan Sukmawan.

Dia mengatakan, sehabis pasang ring pasien hanya perlu observasi di ruang rawat selama satu hari.

Setelahnya, pasien bisa keluar dari rumah sakit.

“Setelah itu justru aktivitas bisa kembali bahkan bisa lebih berat dari sebelumnya karena penyempitan atau penyumbatan di pembuluh darah koroner sudah hilang,” kata Renan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas