Apa Itu Penyakit Autoimun? Apa Gejalanya? Bagaimana Cara Mengatasinya?
Autoimun adalah sebuah kondisi misterius di mana sistem kekebalan tubuh "salah sasaran" dan menyerang jaringannya sendiri.
Penulis:
Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor:
Whiesa Daniswara
Multiple sclerosis (MS) merusak selubung mielin, lapisan pelindung yang mengelilingi sel-sel saraf, di sistem saraf pusat Anda.
Kerusakan pada selubung mielin memperlambat kecepatan pengiriman pesan antara otak dan sumsum tulang belakang ke dan dari seluruh tubuh Anda.
Kerusakan ini dapat menyebabkan gejala seperti mati rasa, lemah, masalah keseimbangan, dan kesulitan berjalan.
Penyakit ini datang dalam beberapa bentuk yang berkembang pada tingkat yang berbeda.
5. Systemic lupus erythematosus (SLE)
Walaupun dokter di tahun 1800-an pertama kali menggambarkan lupus sebagai penyakit kulit karena ruam yang biasa timbulnya, bentuk sistemik, yang paling umum, sebenarnya mempengaruhi banyak organ, termasuk persendian, ginjal, otak, dan jantung.
Nyeri sendi, kelelahan, dan ruam adalah gejala yang paling umum.
6. Penyakit radang usus
Inflammatory bowel disease (IBD) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi yang menyebabkan peradangan pada lapisan dinding usus.
Setiap jenis IBD mempengaruhi bagian saluran GI yang berbeda.
Penyakit Crohn dapat mengobarkan bagian saluran GI, dari mulut ke anus.
Kolitis ulserativahanya mempengaruhi lapisan usus besar (usus besar) dan dubur.
7. Penyakit Addison
Penyakit Addison memengaruhi kelenjar adrenal, yang menghasilkan hormon kortisol dan aldosteron serta hormon androgen.
Terlalu sedikit kortisol dapat memengaruhi cara tubuh menggunakan dan menyimpan karbohidrat dan gula (glukosa).