Ramuan Tradisional China Ini Diburu karena Diklaim Bisa Hambat Virus Corona
sejauh ini temuan baru sebatas studi pendahuluan, dan sejumlah besar percobaan masih memerlukan pengujian apakah itu efektif
Editor:
Sanusi
Juru bicara partai Komunis yang saat ini tengah berkuasa memperingatkan pada Sabtu pagi agar masyarakat tak buru-buru menggunakan Shuanghuanglian, apalagi tanpa melakukan perawatan medis.
"Menghambat tidak sama dengan mencegah dan mengobati," kata juru bicara itu.
Ia menyebut sejauh ini temuan baru sebatas studi pendahuluan, dan sejumlah besar percobaan masih memerlukan pengujian apakah itu efektif pada pasien.
WHO sendiri mengatakan belum ada obat efektif untuk mencegah dan mengobati virus corona Wuhan yang saat ini tersedia.
Vaksin untuk mengatasi virus corona saat ini tengah berusaha dicari.
Melansir dari The Guardian, setidaknya tiga perusahaan farmasi serta tim peneliti di seluruh dunia telah bekerja dengan pendekatan yang berbeda untuk memproduksi vaksin yang efektif.
Upaya tersebut dilakukan secepatnya usai akademisi China secara terbuka memposting urutan genetik virus corona wuhan.
Inovio’s lab yang berlokasi di San Diego, Amerika adalah salah satu laboratorium yang melakukan pencarian vaksin untuk virus corona Wuhan.
Melansir dari BBC, penelitian yang dilakukan menggunakan teknologi DNA terbaru untuk mengatasi virus ini.
Rencananya, pengujian vaksin ini terhadap manusia akan dilakukan pada awal musim panas nanti.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diklaim Bisa Hambat Virus Corona, Ramuan Tradisional China Ini Diburu"