Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Proses Virus Corona Menjangkit Tubuh Manusia, Paru-paru Target Utama!

Penyebaran Virus corona (Covid-19) menjadi perhatian warga dunia lantaran proses infeksinya yang kian masif.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Proses Virus Corona Menjangkit Tubuh Manusia, Paru-paru Target Utama!
Kolase pixabay/NIAID-RM/Institut Kesehatan Nasional / AFP
Gambar virus corona diperbesar dengan mikroskop 

TRIBUNNNEWS.COM - Penyebaran Virus corona (Covid-19) menjadi perhatian warga dunia lantaran proses infeksinya yang kian masif.

Bahkan hingga saat ini Senin (16/3/2020), dilansir dari coronavirus.thebaselab.com, total terdapat 169.531
kasus terkonfirmasi di seluruh dunia.

Adapun jumlah kematian ada sebanyak 6.515, dan total mereka yang sembuh sebanyak 77.753

Sedangkan negara-negara yang terdampak yakni sebanyak 158.

Hingga saat ini banyak warga melakukan banyak hal untuk menjaga diri agar tidak ikut terinfeksi virus mematikan bernama Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun telah menyarankan masyarakat waspada terhadap demam, batuk kering dan sesak napas, serta gejala yang mengikuti kontraksi virus corona.

Rupanya proses infeksi, dibutuhkan sekitar lima hingga 12 hari untuk gejala muncul. 

Rekomendasi Untuk Anda

Lantas berikut proses infeksi virus corona hingga menjangkiti tubuh manusia, dilansir Tribunnews.com dari USA Today:

Infeksi Virus Corona

Bentuk virus Corona di mikroskop
Bentuk virus Corona di mikroskop (Sumber: NIAID-RML)

VIrus yang disinyalir berasal dari Wuhan China ini dapat menyebar dari orang ke orang dalam jarak 6 kaki atau 1 meter lebih, melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. 

Mungkin juga virus tetap berada di permukaan atau objek, ditransfer dengan sentuhan dan masuk ke tubuh melalui mulut, hidung atau mata.

Baca: Bila Lockdown Diterapkan, Ekonom Sebut Perekonomian Bisa Mati, Penyewa Mall Keberatan

Martin S. Hirsch, dokter senior di Layanan Penyakit Menular di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Amerika Serikat (AS) mengatakan masih banyak yang harus dipelajari tetapi para ahli menduga virus tersebut dapat bertindak serupa dengan SARS-CoV  yang eksis 13 tahun yang lalu.

"Ini adalah virus pernapasan dan dengan demikian masuk melalui saluran pernapasan, kami berpikir terutama melalui hidung," katanya. 

Baca: Pelaku Penyebar Hoaks Istana Lockdown Diciduk Polda Sumut di Kediamannya

"Tapi itu mungkin bisa masuk melalui mata dan mulut karena itulah perilaku virus pernapasan lainnya."

Ketika virus memasuki tubuh, ia mulai menyerang.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas