Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Proses Virus Corona Menjangkit Tubuh Manusia, Paru-paru Target Utama!

Penyebaran Virus corona (Covid-19) menjadi perhatian warga dunia lantaran proses infeksinya yang kian masif.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Proses Virus Corona Menjangkit Tubuh Manusia, Paru-paru Target Utama!
Kolase pixabay/NIAID-RM/Institut Kesehatan Nasional / AFP
Gambar virus corona diperbesar dengan mikroskop 

Demam, batuk dan gejala COVID-19 lainnya 

Ilustrasi wabah Covid-19
Ilustrasi wabah Covid-19 (Pixabay)

Diperlukan dua hingga 14 hari bagi seseorang untuk mengembangkan gejala setelah terpapar awal virus, kata Hirsch, dan rata-rata sekitar lima hari.

Begitu berada di dalam tubuh, ia mulai menginfeksi sel-sel epitel di lapisan paru-paru

Atau sebuah protein pada reseptor virus dapat menempel pada reseptor sel inang dan menembus sel. 

Di dalam sel inang, virus mulai bereplikasi hingga membunuh sel. 

Ini pertama kali terjadi di saluran pernapasan bagian atas, yang meliputi hidung, mulut, laring, dan bronkus.

Pasien mulai mengalami versi ringan dari gejala yakni batuk kering, sesak napas, demam dan sakit kepala dan nyeri otot dan kelelahan, sebanding dengan flu.

Rekomendasi Untuk Anda

Dr Pragya Dhaubhadel dan Dr Amit Munshi Sharma, spesialis penyakit menular di Geisinger, AS mengatakan beberapa pasien telah melaporkan gejala gastrointestinal seperti mual dan diare, namun itu relatif tidak umum. 

Gejala menjadi lebih parah begitu infeksi mulai membuat jalan ke saluran pernapasan bagian bawah.

Pneumonia dan penyakit autoimun

Ilustrasi Gambar Pneumonia
Ilustrasi Gambar Pneumonia (Tangkapan layar healthline.com)

WHO melaporkan bulan lalu sekitar 80% pasien memiliki penyakit ringan sampai sedang akibat infeksi virus corona.

Kasus COVID-19 "ringan" termasuk demam dan batuk yang lebih parah daripada flu musiman tetapi tidak memerlukan rawat inap.

Pasien yang lebih muda memiliki respon imun yang lebih kuat dibandingkan dengan pasien yang lebih tua.

13,8% kasus parah dan 6,1% kasus kritis disebabkan oleh virus yang menuruni batang tenggorokan dan memasuki saluran pernapasan bawah, di mana ia tampaknya lebih suka tumbuh.

"Paru-paru adalah target utama," kata Hirsch.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas