Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Belum Ada Obatnya, Berapa Persentase Kesembuhan Apabila Terjangkit Virus Corona?

Pandemi virus corona (Covid-19) jadi perhatian dunia. Banyak orang cemas atau takut tertular virus tersebut.

Belum Ada Obatnya, Berapa Persentase Kesembuhan Apabila Terjangkit Virus Corona?
Shutterstock
Ilustrasi virus corona.(Shutterstock) 

TRIBUNNEWS.COM - Pandemi virus corona (Covid-19) jadi perhatian dunia. Banyak orang cemas atau takut tertular virus tersebut.

Sebab, proses penularannya sangat cepat dan hingga kini belum adanya obat dan vaksinnya.

Virus yang terbilang baru membuat virus ini semakin sulit dihadapi.

Pertanyaannya, seberapa besar kemungkinannya untuk pulih sepenuhnya setelah menerima diagnosis positif terinfeksi virus corona?

Menurut Reuters, para pejabat WHO menyatakan pada konferensi pers pekan lalu bahwa secara global angka kematian akibat Covid-19 sekitar 3,4 persen.

Baca: Patroli Polisi Ditingkatkan Selama PSBB Diberlakukan di Jakarta

Baca: Transportasi Umum Dibatasi Saat PSBB Diberlakukan, Bagaimana Kendaraan Pribadi? Ini Kata Anies

Baca: Pemprov DKI Jakarta Punya Waktu 2 Hari Sebelum Berlakukan PSBB

Angkanya bervariasi tiap negara. Sebagai contoh, di Indonesia angka kematiannya mencapai 9 persen.

Namun, untuk menghitung secara akurat tingkat kelangsungan hidup, para ilmuwan harus tahu persis berapa banyak orang yang terinfeksi.

Terlebih karena fakta bahwa pengujian belum tersedia secara luas, maka statistik ini benar-benar hanya perkiraan.

Penting juga untuk dicatat bahwa selama wabah seperti ini, hanya orang yang merasa tidak sehat yang pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dari dokter.

Natasha S. Hochberg, MD, MPH, profesor di Boston University School of Medicine dan dokter penyakit menular, mengatakan jika orang-orang yang memiliki kasus ringan (katakanlah, tanpa gejala) juga sedang diuji, maka angka kesembuhan dan harapan hidup akan jauh lebih tinggi. Statistik tingkat kematian tentu jauh lebih rendah.

Baca: Waspada Virus Corona, KSP: Mudik Justru Berisiko Tularkan Penyakit di Kampung Halaman

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas