Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Suka Heran Ada Orang yang Banyak Makan Tapi Tidak Bisa Gendut? Ini Penjelasannya

Alasan adanya orang yang makan banyak tapi tetap saja kurus atau tak bisa gemuk, simak ulasan berikut.

Suka Heran Ada Orang yang Banyak Makan Tapi Tidak Bisa Gendut? Ini Penjelasannya
net
Ilustrasi makan banyak tapi tetap kurus. 

TRIBUNNEWS.COM - Tak sedikit orang yang dibuat pusing dengan masalah berat badan.

Bahkan, sudah menerapkan diet pun kadang berat badan bisa bertambah.

Namun, juga ada kasus terkait permasalahn berat badan ini.

Sebagai contoh yakni adanya orang yang makan banyak tapi tetap saja kurus atau tak bisa gemuk.

Sebuah penelitian menyebutkan, ada beberapa orang yang terlahir dengan kemampuan bisa membakar kalori lebih cepat ketimbang orang lain.

Baca: Kepala Pusing karena Darah Tinggi dan Kolesterol Seusai Makan Daging Kambing? Konsumsi 5 Buah Ini

Baca: Begini Tips Makan Daging Sapi dan Kambing dari Kurban Idul Adha tanpa Takut Kolesterol Naik

Dr Ines Barroso, peneliti di University of Cambridge, menungkapkan hal tersebut, dia memperlajari tentang obesitas dari sisi genetis.

Hormon yang mempunyai peran paling penting dalam rasa lapar yakni leptin.

Ilustrasi makan burger
Ilustrasi perempuan makan banyak tapi tetap kurus (vix.com)

Leptin menjadi hormon yang menentukan seberapa lapar untuk waktu mendatang.

Terlepas dari hal tersebut, faktor genetik juga mempunyai peran sangat signifikan dalam kecenderungan seserorang menambah attau mengurangi berat badan.

Halaman Selanjutnya ------------->

Editor: Archieva Prisyta
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas