Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Konsumen Wajib Tahu, Ini Perbedaan Air Minum Isi Ulang Rumahan dan Isi Ulang Bermerek  

Alat yang digunakan depot isi ulang sangat lah mempengaruhi kebersihan air minum yang akan dikonsumsi

Konsumen Wajib Tahu, Ini Perbedaan Air Minum Isi Ulang Rumahan dan Isi Ulang Bermerek   
istimewa
Galon air isi ulang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belakangan ini banyak pemberitaan mengenai bahaya air minum galon isi ulang produksi rumah atau depot.

Masyakarat yang selama ini biasa mengkonsumsinya diminta mewaspadai akan bahaya air minum isu ulang depot tersebut.

Ternyata keamanan dan kesehatannya tidak terjamin karena tidak ada standar bakunya.

Masyarakat pun diimbau agar lebih baik mengkonsumsi air minum guna ulang yang diproduksi oleh pabrikan atau produsen air minum dalam kemasan (AMDK), meski harganya sedikit lebih mahal dibanding air minum galon isi ulang rumahan.

Kenapa? Karena air yang memiliki brand nasional sudah jelas-jelas dijamin keamananannya oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Artinya, air galon guna ulang pabrikan itu telah memenuhi standar baku mutu keamanan pangan.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui para konsumen soal perbedaan yang signifikan dari kedua jenis minuman dalam kemasan galon ini.

Baca: Harga Memang Lebih Murah, Namun Ini Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Minum Air Isi Ulang Tiap Hari

Meskipun banyak depot air galon isi ulang mengklaim bahwa air yang dijual sudah disterilisasi dan memakai teknologi penyaring terkini, bukan berarti air tersebut sudah bebas dari bakteri.

Dilansir dari Tribun Kaltim, ada tiga faktor air minum yang berasal dari depot isi ulang itu yang ternyata berbahaya bagi kesehatan.

Bahaya dari isi ulang air di depot bisa terjadi karena kebersihan alat pembersih dan penyaring air minum yang digunakan, lokasi depot, dan juga sumber air yang digunakannya.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas