Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Terlalu Sering Mengonsumsi Jengkol? Awas, Ini Bahaya yang Bisa Terjadi

Dalam jengkol terkandung karbohidrat mentah sekitar 26 persen dan 1.8 gram lemak yang diperkaya oleh vitamin A dan B serta kandungan lainnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Terlalu Sering Mengonsumsi Jengkol? Awas, Ini Bahaya yang Bisa Terjadi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Seorang pedagang menimbang jengkol di Pasar Induk Caringin, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. 

TRIBUNNEWS.COM - Jengkol kerap menjadi makanan favorit bagi sebagian orang walaupun memiliki aroma yang menyengat,

Hal ini disebabkan karena jengkol memiliki rasa yang khas dan cocok sebagai menu hidangan ketika makan.

Jengkol dikenal memiliki bau yang menyengat dan meninggalkan bekas yang susah hilang.

Dalam jengkol terkandung karbohidrat mentah sekitar 26 persen dan 1.8 gram lemak yang diperkaya oleh vitamin A dan B serta pangan, fosfor, kalsium, dan zat besi.

Biasanya jengkol diolah dan dikonsumsi dalam bentuk emping, semur, balado rendang ataupun lalapan mentah.

Di dalam jengkol terkandung senyawa aktif yang berisiko menimbulkan keracunan yaitu asam jengkolat.

Asam jengkolat mengandung unsur sulfur, peran sulfur ini yang membuat jengkol memiliki bau khas menyengat tidak sedap.

Rekomendasi Untuk Anda

ke Halaman 2 ===>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas