Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kebersihan Tangan Penting untuk Menjaga Anak, Dokter dan Masyarakat dari Penyebaran Covid-19

Direktur Jenderal Kementeris Kesehatan RI dr. Kirana Pritasari mengajak seluruh masyarakat untuk memulai hidup bersih dengan mencuci tangan.

Kebersihan Tangan Penting untuk Menjaga Anak, Dokter dan Masyarakat dari Penyebaran Covid-19
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Warga mencuci tangan menggunakan wastafel portable di Jalan Kendal Jakarta, Sabtu (3/10/2020). Untuk terus menumbuhkan kepatuhan masyarakat tentang protokol kesehatan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengkampanyekan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak agar angka positif Covid-19 di Indonesia menurun. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Kementeris Kesehatan RI dr. Kirana Pritasari mengajak seluruh masyarakat untuk memulai hidup bersih dengan mencuci tangan.

Menurut Kirana, mencuci tangan pakai sabun merupakan cara sederhana dan efektif dalam mencegah penularan Covid-19, saat ini.

Ia juga menilai, mencuci tangan pakai sabun bisa melindungi keluarga serta orang-orang disekitar.

Hal itu disampaikan Kirana dalam Kampanye Nasional dan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Kemenkes: Cara Paling Sederhana dan Efektif Cegah Penularan Covid-19 Prilaku Cuci Tangan Pakai Sabun

Baca juga: Tetap Rajin Cuci Tangan Usai Pegang Barang Ini, Virus Corona Bisa Bertahan di Uang Kertas 28 Hari

"Dalam konteks ini kebersihan tangan sangat penting untuk menjaga anak-anak kita, dokter atau tenaga kesehatan, para pekerja dan masyarakat secara umum agar aman dari penyebaran covid-19 dan penyakit menular lainnya," kata Kirana.

Kirana menyadari, bahwa fasilitas cuci tangan yang terbatas menjadi salah satu faktor yang membuat prilaku masyarakat belum disiplin mencuci tangan.

Maka dari itu, ia mendorong Kementerian/lembaga hingga kepala daerah segera menyediakan fasilitas cuci tangan di tempat umum.

Tentunya, didukung dengan kampanye dan ajakan untuk disiplin mencuci tangan dalam setiap kegiatan.

"Namun, disamping kesadaran perilaku dasar yang perlu kita tingkatkan akses kepada fasilitas di CTPS masih terbatas sekitar 40 pesen dari populasi dunia atau sekitar 3 miliar orang tidak memiliki akses kepada sarana CTPS, baik di rumah mereka," ucap Kirana.

"Kurang akses juga di sekolah tempat kerja, fasilitas kesehatan, serta ruang publik tempat orang berkumpul seperti pasar dan pusat transportasi," tambahnya.

Catatan redaksi: Bersama-kita lawan virus Corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas