Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Perempuan Lebih Berisiko Mengalami Osteporosis, Kenali 4 Gejala Osteoporosis yang Perlu Diwaspadai

Bertambahnya usia, risiko osteoporosis semakin besar terutama bagi perempuan, kenali empat gejala osteoporosis yang perlu diwaspadai.

Perempuan Lebih Berisiko Mengalami Osteporosis, Kenali 4 Gejala Osteoporosis yang Perlu Diwaspadai
Healthline
Pembesaran wujud tulang yang masih normal (foto inzet atas) dan tulang yang mengalami osteoporosis (bawah). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Lilis Setyaningsih

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seiring bertambahnya usia, risiko terjadinya osteoporosis semakin besar.

Penyakit osteoporosis tidak bisa diabaikan karena akan mengalami patah tulang sehingga menyebabkan kualitas hidup menjadi menurun.

Menurut WHO, 50 persen kejadian patah tulang panggul akan menimbulkan kecacatan seumur hidup.

Perempuan lebih berisiko mengalami osteporosis.

Ilustrasi lansia mengalami osteoporosis.
Ilustrasi lansia mengalami osteoporosis. (Shutterstock)

DR. dr. Fiastuti Witjaksono, MKM, MS, Sp.GK-K, Ketua Umum Pengurus Besar Perosi (Perhimpunan Osteoporosis Indonesia) mengungkapkan osteoporosis adalah penyakit pada tulang di mana kepadatan dan kualitas tulang berkurang dan berisiko patah terutama di bagian pergelangan tangan, pangkal paha, dan yang paling sering di tulang belakang bagian bawah.

Osteoporosis perlu diwaspadai karena dapat terjadi tanpa gejala hingga terjadi patah tulang, sehingga disebut dengan ‘silent disease’.

Berdasarkan data International Osteoporosis Foundation, 1 dari 3 wanita usia di atas 50 tahun dan 1 dari 5 pria di atas 50 tahun berisiko mengalami patah tulang akibat Osteoporosis, dan bahkan setiap 3 detik terjadi patah tulang akibat penyakit ini.

"Tulang perempuan akan lebih cepat keropos dibandingkan pria, karena perempuan mengalami menopause. Dan pada perempuan yang menderita osteoporosis, tulang akan mudah patah walaupun hanya cedera ringan," papar dokter Fiastuti saat memperingati Hari Osteoporosis Nasional 2020 dengan tema Love Your Bones, Protect Your Future,Selasa (20/10/2020).

Ia menjelaskan, kunci untuk mencegah osteoporosis adalah dengan gaya hidup sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas