Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Hasil Survei, Perempuan Rentan Stres saat Pandemi Covid-19, Beban Lebih Berat Dibandingkan Laki-Laki

Pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor, tak hanya kesehatan tetapi juga sosio-ekonomi, terutama bagi perempuan sebagai kelompok rentan.

Hasil Survei, Perempuan Rentan Stres saat Pandemi Covid-19, Beban Lebih Berat Dibandingkan Laki-Laki
freepik.com
Ilustrasi stres. Lama terkurung dalam rumah bisa mempengaruhi kesehatan mental. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor, tak hanya kesehatan tetapi juga sosio-ekonomi, terutama bagi perempuan sebagai kelompok rentan.

Perempuan dinilai rentan mengalami berbagai permasalahan, seperti beban ganda, kehilangan mata pencaharian, terpaksa menjadi tulang punggung keluarga, hingga mengalami kekerasan berbasis gender.

Dalam survei yang dilakukan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, dan Indosat Ooredoo, terungkap bahwa pandemi telah memperparah kerentanan ekonomi perempuan dan ketidaksetaraan gender di Indonesia.

Menteri Bintang dalam acara Peluncuran dan Diskusi Publik tentang Laporan “Menilai Dampak Covid-19 yang dilaksanakan secara virtual, mengatakan, hasil Survei ‘Menilai Dampak Covid-19’ hari ini, merupakan sumber untuk merancang dan melaksanakan kebijakan yang tepat sasaran.

"Saya harap para pemangku kepentingan dapat memanfaatkan dan mempergunakan data ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap dia.

Baca juga: Diduga Stres karena Masalah Ekonomi, Pria Ini Nekat Bakar Diri di Pinggir Kali Ciliwung

Baca juga: Optimisme dan Kebersamaan Saat Pandemi Covid-19, Vaksin Bukan Akhir Lawan Corona, Tetap 3M Plus 3T 

Menteri Bintang juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dengan pilar-pilar pembangunan lainnya, seperti dunia usaha, lembaga masyarakat, dan media massa dalam menghadirkan kebijakan, program, dan layanan terbaik bagi perempuan dan anak.

Adapun berbagai temuan dari Laporan tersebut yakni :

1. Banyak perempuan di Indonesia yang bergantung dari usaha keluarga, tetapi 82% diantaranya mengalami penurunan sumber pendapatan. Meskipun 80% laki-laki juga mengalami penurunan, mereka mendapatkan keuntungan lebih banyak dari sumber pendapatan.

2. Sejak pandemi, sebanyak 36% perempuan pekerja informal harus mengurangi waktu kerja berbayar mereka dibandingkan laki-laki yang hanya 30% mengalaminya.

ilustrasi stres karena uang
ilustrasi stres karena uang (iStock)
Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas