Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mayoritas Penderita Kanker Berusia 25 - 49 Tahun, YKI: Milenial Harus Jalankan Gaya Hidup Sehat

Penting bagi semua orang agar waspada dan segera melakukan deteksi dini agar penyembuhan kanker bisa maksimal.

Mayoritas Penderita Kanker Berusia 25 - 49 Tahun, YKI: Milenial Harus Jalankan Gaya Hidup Sehat
Bet_Noire
Ilustrasi kanker 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Studi menyebutkan selama 20 tahun terakhir penderita kanker paling banyak dari kalangan milenial dengan rentang usia 25 - 49 tahun.

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mengimbau, agar kaum muda displin menjalankan gaya hidup sehat.

Wakil Ketua Umum YKI Murniati Widodo AS mengatakan, lebih dari 50 persen penderita kanker memiliki berat badan berlebih.

"Sebuah studi menemukan 20 tahun terakhir telah terjadi peningkatan tajam kejadian kanker pada mereka milenial berusia 25 -49 tahun. Kebanyakan mereka mengalmi berat badan berlebih. Hanya 5-7 persen disebabkan faktor genetik," ujarnya dalam webinar dengan topik ‘Milenials Care for Cancer: Peduli & Cegah Kanker Sejak Dini’, Selasa (23/2/2021).

Tangkapan layar Wakil Ketua Umum YKI Murniati Widodo AS dalam webinar dengan topik ‘Milenials Care for Cancer: Peduli & Cegah Kanker Sejak Dini’, Selasa (23/2/2021).
Tangkapan layar Wakil Ketua Umum YKI Murniati Widodo AS dalam webinar dengan topik ‘Milenials Care for Cancer: Peduli & Cegah Kanker Sejak Dini’, Selasa (23/2/2021). (Tribunnews.com/ Rina Ayu)

Ia mengingatkan, penting bagi semua orang agar waspada dan segera melakukan deteksi dini agar penyembuhan kanker bisa maksimal.

90 persen kanker dapat disembuhkan apabila ditemukan dalam stadium yang sangat dini.

Dari data tahun 2020 bahwa terjadi peningkatam kanker di seluruh dunia sebanyak 19,1 juta orang, dengan jumlah kematian hampir 10 juta orang.

"Gaya hidup akan mempengaruhi kesehatan milenial 10-15 tahun ke depan. Dengan melakukan pencegahan pravalensi kanker bisa diturunkan," ungkapnya.

Di Indonesia kanker payudara dan serviks masih menempati urutan teratas kanker dengan penderita terbanyak.

Sementara kanker paru berada diurutan ketiga dengan penderita mayoritas laki-laki.

Pencegahan kanker dapat dilakukan dengan displin makan-makanan bergizi, olahraga, dan menjaga lingkungan tetap bersih.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas