Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mengenal Vaksin Covid-19 dari Johnson & Johnson, Hanya Butuh Satu Kali Suntikan

Berikut ini semua yang perlu Anda ketahui tentang vaksin Johnson & Johnson, termasuk cara kerjanya, kemanjurannya, dan efek sampingnya

Mengenal Vaksin Covid-19 dari Johnson & Johnson, Hanya Butuh Satu Kali Suntikan
JUSTIN TALLIS / AFP
Foto ilustrasi Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson 17 November 2020. Berikut ini semua yang perlu Anda ketahui tentang vaksin Johnson & Johnson, termasuk cara kerjanya, kemanjurannya, dan efek sampingnya, serta perbandingannya dengan vaksin lain yang tersedia di AS sejauh ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson telah mendapat izin penggunaan darurat oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada 27 Februari lalu.

Setidaknya 4 juta dari 100 juta dosis yang dijanjikan J&J telah dikirimkan, di mana vaksinasi dijadwalkan dimulai pada 3 Maret.

Tidak seperti mRNA, vaksin dua dosis dari Pfizer-BioNTech dan Moderna, yang satu ini membutuhkan hanya satu dosis.

Vaksin Johnson & Johnson 85% efektif mencegah bentuk COVID-19 yang parah atau kritis yang dapat menyebabkan rawat inap atau kematian setidaknya 28 hari setelah vaksinasi, menurut data yang dirilis oleh perusahaan, yang telah dikonfirmasi dalam analisis FDA.

Karena hanya memerlukan satu dosis dan memiliki persyaratan penyimpanan suhu yang terbilang mudah, vaksin Johnson & Johnson dipercaya dapat mempercepat program vaksinasi di AS.

Baca juga: Afrika Selatan Batalkan Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca, akan Beralih ke Johnson & Johnson

Baca juga: Mengenal Varian Covid-19 Baru yang Ditemukan di Inggris, Afrika Selatan dan Brasil, Apa Gejalanya?

Foto ilustrasi Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson 17 November 2020.
Foto ilustrasi Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson 17 November 2020. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Presiden Joe Biden mengumumkan pada 2 Maret bahwa AS akan memiliki cukup pasokan vaksin untuk semua orang dewasa pada akhir Mei.

Biden menegaskan bahwa Johnson & Johnson akan bekerja dengan salah satu pesaingnya, raksasa farmasi Merck, dalam "kemitraan bersejarah" untuk meningkatkan produksi vaksinnya, The Washington Post melaporkan.

Presiden Biden juga menegaskan bahwa dia akan menggunakan Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk mempercepat produksi peralatan, mesin, dan pasokan yang diperlukan.

Dilansir Prevention, berikut ini semua yang perlu Anda ketahui tentang vaksin Johnson & Johnson, termasuk cara kerjanya, kemanjurannya, dan efek sampingnya, serta perbandingannya dengan vaksin lain yang tersedia di AS sejauh ini.

Seberapa efektif vaksin COVID-19 Johnson & Johnson?

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas