Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berapa Berat Badan Ideal Anak? Benarkah Bocah Gendut itu Sehat? Simak Ulasan Dokter

Terkadang, beberapa orangtua ada yang membandingkan anak mereka dengan orang lain. Anakku kok kurus ya, berapa sih berat ideal dan ukuran sehat?

Berapa Berat Badan Ideal Anak? Benarkah Bocah Gendut itu Sehat? Simak Ulasan Dokter
iStockphoto/nilimage
Berapa Berat Badan Ideal Anak? Benarkah Bocah Gendut itu Sehat? Simak Ulasan Dokter 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Sudah menjadi tugas dari orangtua untuk memastikan kebutuhan anak tercukupi secara baik. Di antaranya seperti nutrisi dan gizi pada anak.

Selain baik untuk pencernaan, nutrisi dan gizi yang cukup dapat membantu tumbuh kembang buah hati.

Namun terkadang sebagian dari ibu tidak memperhitungkan asupan makanan yang diberikan pada anak.

Bisa saja berkurang atau malah berlebih.

Selain itu, stigma soal anak bertubuh besar dikatakan lebih sehat.

Baca juga: Zaskia Sungkar Pusing, Ukkasya Kehabisan Baju, Setiap Minggu Badannya Berubah Ukuran 

Baca juga: Puasa Kok Tambah Gendut? Ini Trik Diet Sehat Selama Ramadan

Banyak orangtua yang merasa khawatir pada sang anak yang badannya tidak begitu besar.

Terkadang, beberapa orangtua ada yang membandingkan anak mereka dengan orang lain.

Lantas benarkah anak yang berbadan besar dapat dikatakan sehat?

Area Manager Bank Muamalat Jawa Barat Affiatty Sofia Mantini (duduk tengah) bersama Direktur Operasional Rumah Zakat Herry Hermawan (berdiri kanan) bersama jajarannya meninjau kegiatan penimbangan balita seusai melakukan penyaluran bantuan operasional di Klinik Pratama Rumah Bersalin Gratis (RBG) RZ, Jalan Burangrang, Kota Bandung, Jumat (29/5/2015). Penyaluran bantuan operasional dari Bank Muamalat ini untuk menunjang kegiatan pelayanan USG gratis bagi ibu hamil, persalinan, layanan kesehatan bayi dan balita, serta masyarakat yang kurang mampu. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Area Manager Bank Muamalat Jawa Barat Affiatty Sofia Mantini (duduk tengah) bersama Direktur Operasional Rumah Zakat Herry Hermawan (berdiri kanan) bersama jajarannya meninjau kegiatan penimbangan balita seusai melakukan penyaluran bantuan operasional di Klinik Pratama Rumah Bersalin Gratis (RBG) RZ, Jalan Burangrang, Kota Bandung, Jumat (29/5/2015). Penyaluran bantuan operasional dari Bank Muamalat ini untuk menunjang kegiatan pelayanan USG gratis bagi ibu hamil, persalinan, layanan kesehatan bayi dan balita, serta masyarakat yang kurang mampu. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Menurut dr Eric Gultom dalam live Instagram Eka Hospital Group, anak bertubuh besar tidak selalu bisa dikatakan sehat.

"Kalau baru berusia 1 tahun dan bobot sudah di atas 26 kilogram berarti bisa dikatakan obesitas. Dengan kata lain banyak energi yang masuk, namun sedikit energi yang keluar. Kurangi sumbernya, pola makan dan perbanyak aktivitasnya.

Di sisi lain, ibu juga kerap khawatir dengan perawakan anak yang terlihat kurus. Maka menurut dr Eric, ibu tidak perlu khawatir.

Coba periksakan anak ke pada dokter. Karena untuk melihat tumbuh kembang anak, bisa dilihat dari curva pertumbuhan.

"Padahal anak sehat itu tumbuh sesuai defenisinya tumbuh berkembang sesuai dengan parameter nya. Jika berat anak umur 1 tahun dengan berat 9-11 kilo, itu termasuk rata-rata,"katanya lagi.

Ikuti kami di
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas